Gelandangan yang Ditemui Risma Disebut Hanya Drama, PDIP Bela Aksi Blusukan
ASKARA - Sebuah tangkapan layar tentang gelandangan yang sempat ditemui Menteri Sosial Tri Rismaharini saat blusukan di DKI Jakarta dibagikan akun Twitter @Donihendarto.
"Ternyata itu drama Bu Risma," kicau @Donihendarto, Rabu (6/1).
Doni membagikan ulang foto unggahan PDIP yang memperlihatkan Risma sedang berbincang dengan seorang gelandangan.
Dia juga membagikan foto saat dua gelandangan yang ditemui Risma sedang makan di sebuah warung.
Di unggahan selanjutnya, Doni memperlihatkan tangkapan layar yang berisi kesaksian seorang netizen tentang pemulung yang ditemui Risma.
Netizen dengan nama akun Facebook Adhe Idol tersebut mengatakan bahwa gelandangan yang ditemui Risma adalah penjual poster Soekarno.
"Kalo yang menghadap ke depan atau yang rambutnya putih/ubanan kek kenal itu, tukang jualan psoter Seoekarno. Memang dia orang PDIP, lokasi jualannya di Jalan Minang kabau Manggarai, selain itu dia juga jualan kelapa muda. terciduk juga," kata netizen tersebut.
Sementara, PDI Perjuangan melalui Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto membela Risma. Menurut Hasto, hal itu adalah karakter Risma yang memang kerap turun ke bawah.
"Bu Risma juga kan belum lama dilantik, jadi karakter kepemimpinan Bu Risma setiap kunjungan ke daerah itu turun dan menyapa rakyat khususnya mereka yang miskin yang terpinggirkan yang diperlakukan tidak adil," ucap Hasto dalam keterangannya, Rabu (6/1).
Menurut Hasto, apa yang dilakukan Risma itu cara membangun harapan bahwa warga yang kurang mampu tidak akan lagi merasa tertinggalkan karena hadirnya pemimpin yang menyatu dengan rakyat.
"Dan tradisi blusukan ini juga dilakukan oleh Presiden Jokowi sebelumnya ketika beliau menjadi Gubernur. Sehingga ini harus menjadi bagian kultur kepemimpinan nasional kita, seorang pemimpin yang menyatu dengan rakyat," ungkapnya.
"Bukankah sejak awal ketika konstitusi dirancang semangat dari para pendiri republik ini menegaskan bagaimana fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara?" tambah Hasto.
Hasto pun mengatakan, Risma melakukan blusukan bukan hanya akan di Jakarta, melainkan di seluruh wilayah Indonesia yang merupakan wilayah kerjanya sebagai menteri sosial. Ia menyebutkan contoh ketika Risma sempat berkunjung ke Ponorogo Jawa Timur untuk bertemu penyandang disabilitas.
"Karena itulah apa yang dilakukan Bu Risma justru menunjukkan beginilah sosok pemimpin yang terus bergerak dan berdedikasi bagi kepentingan rakyat itu, karena rakyat sebagai sumber legitimasi dan legalitas dari kepemimpinan itu," tandasnya.

Komentar