Senin, 08 Juni 2026 | 10:51
NEWS

Maki dan Gebrak Meja PKL, Camat Ujung Parepare: Saya Mohon Maaf Atas Ketegasan Kami

Maki dan Gebrak Meja PKL, Camat Ujung Parepare: Saya Mohon Maaf Atas Ketegasan Kami
Camat Maki PKL (Dok Youtube)

ASKARA - Camat Ujung, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Ulfa Lanto yang viral di media sosial karena menggebrak meja dan memaki seorang pedagang kaki lima (PKL) akhirnya meminta maaf. Dia menyadari bahwa tindakannya kurang tepat. 

"Saya juga menyadari posisi saya sebagai camat. Sebagai manusia biasa mungkin agak kurang terhormat pada saat itu," kata Ulfa dalam sebuah video, Selasa (29/12).

Ulfa menjelaskan bahwa kedatangan ke tempat PKL untuk menertibkan sesuai dengan surat edaran dari pemerintah. Tindakan itu terjadi saat pembatasan jam malam. 
 
Namun Ulfa malah membentak dengan nada cukup tinggi, karena ada seorang pedagang perempuan diduga melanggar batas jam malam tersebut. Kini dia meminta maaf atas tindakan tersebut. 

"Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya menyampaikan permohonan maaf atas ketegasan yang kami lakukan pada saat pemantauan bersama tim (aparat) pada kemarin," ucap Ulfa. 

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (26/12) lalu saat Ulfa memimpin operasi yustisi penegakan Perwali dan Surat Edaran Satgas Covod-19 tentang pembatasan aktivitas masyarakat dan perdagangan serta pelakasanaan protokol kesehatan saat Natal dan tahun baru. 

Ulfa kemudian menemukan ada PKL yang masih buka di kawasan Pare Beach City, yang merupakan pusat jajanan kuliner di Kota Parepare, yang beroperasi di atas pukul 20.00 Wita.

Dalam video yang beredar, Ulfa tampak menggebrak meja dan membentak seorang wanita PKL tersebut. "Salah kamu!!!," teriak Ulfa sembari menggebrak meja dan menunjuk ibu tersebut.

Ulfa tampak masih memaki ibu PKL tersebut, dan seketika muncul seorang perempuan yang merupakan anak dari PKL tersebut. Sambil menangis, dia meminta Ulfa tidak membentak ibunya. "Kenapa Ki gertak-gertak mamak ku?," kata anak perempuan tersebut.

Namun Ulfa mencerca PKL tersebut. "Jangan terlalu dramatis. Ibu jangan bohong makanya!!!," katanya lagi sembari teriak.

Komentar