Klaster Keluarga Dominasi Lonjakan Kasus Covid-19
ASKARA - Jumlah penambahan kasus Covid-19 di Jakarta makin tidak terkendali. Angka kasus per harinya hampir menyentuh 2.000. Untuk itu, masyarakat diminta meningkatkan disiplin protokol kesehatan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengingatkan, masyarakat untuk mewaspadai klaster rumah tangga karena mendominasi lonjakan kasus Covid-19 di Ibu Kota.
"Memang sebelumnya klaster perkantoran sempat tinggi. Namun sekarang yang berada di nomor urut satu itu justru ada di klaster perumahan," kata Ahmad Riza di Jakarta, Jumat (25/12).
Maka itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan pencegah Covid-19 dalam setiap kegiatan, termasuk ketika beraktivitas di sekitar rumah.
Protokol kesehatan yang dimaksud yakni disiplin menggunakan masker, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak. Serta jangan pernah menganggap remeh virus corona yang telah melanda Tanah Air selama 9 bulan.
"Kami minta masyarakat jangan menganggap enteng, menganggap remeh ya karena Covid-19 ada dimana-mana termasuk di lingkungan rumah dan lingkungan terdekat kita," tutur Ariza disapanya.
Hingga saat ini, kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta masih terus mengalami peningkatan. Terbukti dengan laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, bahwa kasus penambahan Covid-19 tembus angka 2.096.
Angka tersebut merupakan catatan penambahan kasus harian tertinggi sepanjang pandemi Covid-19 melanda wilayah DKI Jakarta.
"Total penambahan kasus positif sebanyak 2.096 kasus," beber Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktavia.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari diagnosis baru yang dilakukan oleh Dinkes DKI Jakarta sebanyak 1.594 kasus, ditambah 502 kasus dari dua laboratorium swasta yang baru dilaporkan.
"Terdapat akumulasi data sebanyak 502 kasus dari dua laboratorium swasta sembilan hari terakhir yang baru dilaporkan," imbuh Dwi.

Komentar