Senin, 15 Juni 2026 | 20:26
NEWS

Gelar Rekontruksi Penembakan Laskar FPI, Polisi Undang Komnas HAM Hingga Amnesti Internasional

Gelar Rekontruksi Penembakan Laskar FPI, Polisi Undang Komnas HAM Hingga Amnesti Internasional
Ilustrasi tembakan (ntmcpolri.info)

ASKARA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bersama Polda Metro Jaya akan menggelar rekonstruksi secara terbuka kasus baku tembak antara polisi dan laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek, tepatnya di kilometer 50, Karawang, Jawa Barat. 

"Titik kumpul di Polres Karawang pukul 23.00 WIB," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian, Minggu (13/12). 

Rekonstruksi akan dilakukan di sejumlah lokasi di Kabupaten Karawang. Namun, Andi tidak merinci rute rekonstruksi yang akan digelar pada malam ini.

Andi hanya mengatakan rekonstruksi digelar mengikuti waktu kejadian saat baku tembak. Hal ini dilakukan untuk membuka terang insiden baku tembak yang menewaskan enam laskar FPI.
 
"Proses rekonstruksi bersifat terbuka dengan mengundang Komnas HAM, Kontras, Amnesti Internasional, dan Kompolnas," ungkap dia.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Argo Yuwono menjelaskan, rombongan polisi mengikuti rombongan pengikut pimpinan FPI Muhammad Rizieq Shihab di Tol Jakarta-Cikampek dini hari Senin, 7 Desember 2020. 

Argo mengatakan, polisi sedang menyelidiki laporan bahwa pengikut Rizieq berencana menggelar demonstrasi selama pemeriksaan Rizieq, yang dijadwalkan polisi terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19. 

Sekitar pukul 00.30 WIB, dua mobil dari rombongan tersebut tiba-tiba menghimpit mobil yang digunakan polisi dan memaksa untuk berhenti. 

Para pendukung Rizieq yang berada di dalam mobil dituduh menodongkan senjata api dan senjata tajam ke arah petugas. Petugas kemudian melepaskan tembakan yang mengakibatkan sedikitnya enam orang pendukung Rizieq tewas.

FPI juga telah mengeluarkan pernyataan tentang insiden tersebut. FPI mengklaim bahwa konvoi Rizieq dihentikan oleh sekelompok “preman tak dikenal” yang kemudian menembak pengawal Rizieq. 

Komentar