Minggu, 07 Juni 2026 | 17:38
NEWS

KAI Bantu Prasarana Pengungsi Merapi

KAI Bantu Prasarana Pengungsi Merapi
Program TJSL Bantuan Bina Lingkungan KAI Peduli Bencana Gunung Merapi. (Industry/Ist)

ASKARA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) turut membantu menyiapkan tempat pengungsian bagi para pengungsi yang terdampak erupsi Gunung Merapi.

Program TJSL Bantuan Bina Lingkungan KAI Peduli Bencana Gunung Merapi juga sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat.

KAI melalui Daop 6 Yogyakarta menyerahkan bantuan di dua lokasi pengungsian yaitu Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten dan Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Eksekutif Vice Presiden KAI Daop 6 Yogyakarta Asdo Artriviyanto yang diterima Kepala Seksi Logistik BPBD Klaten Rujedy Endrosuseno dan Ketua Pelaksana BPBD Sleman Joko Supriyanto.

Bantuan senilai total Rp 100 juta diberikan untuk Desa Balerante sejumlah Rp 40 juta dan Desa Kepuharjo Rp 60 juta. Adapun, bantuan yang diberikan tersebut berupa pembuatan sekat bilik pengungsian, tempat tidur, selimut, bantal, terpal serta alat alat untuk kebutuhan pengungsi anak-anak seperti bola sepak, buku mewarna, popok bayi dan lainnya.

Pembuatan prasarana untuk pengungsian ini berada di Balai Desa Balerante sejumlah 24 bilik pengungsian, serta di Posko Bencana Desa Kepuharjo sebanyak 47 bilik pengungsian.

"Bantuan tanggung jawab sosial dan lingkungan tersebut merupakan bentuk kepedulian KAI sebagai BUMN terhadap lingkungan yang terdapat di wilayah kerja KAI," kata EVP Daop 6 Asdo Artriviyanto melalui keterangannya, Kamis (10/12).

"Kereta Api memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan, apapun yang terjadi terhadap lingkungan, KAI sebagai BUMN harus peduli. Ini salah satu kegiatan kami dalam rangka BUMN peduli. Kami melihat adanya aktivitas peningkatan Gunung Merapi kita tidak bisa tinggal diam. Dengan adanya program TJSL ini kami bergerak cepat semampu kita untuk menyalurkan bantuan terutama untuk keperluan pembuatan bilik pengungsian sesuai protokol kesehatan dan kebutuhan perlengkapan barak pengungsian," paparnya.

Asdo berharap, dengan adanya bantuan tersebut dapat bermanfaat sebagai persiapan pengungsian erupsi Gunung Merapi dan masyarakat senantiasa diberikan kesehatan saat berada dalam barak pengungsian. (industry)

Komentar