Rabu, 25 November 2020 | 14:49
TRAVELLING

Menaklukan Tiga Gunung yang Jadi Atap Jawa Tengah

Menaklukan Tiga Gunung yang Jadi Atap Jawa Tengah
Gunung Slamet (Dok GNFI)

ASKARA - Bagi yang menyukai dunia pendakian, mungkin sudah tidak asing lagi dengan sebutan Triple S. Sebutan itu merujuk pada tiga gunung tertinggi Jawa Tengah, yakni Slamet, Sindoro, dan Sumbing.

Konon, jika sudah mampu berdiri di tiga puncak tersebut, pendaki sudah layak mendapat predikat pendaki yang telah menaklukan atap Jawa Tengah. 

Bukan hanya ambisi semata, rupanya ketiga gunung ini juga menawarkan keindahan alam yang menakjubkan.

Seperti apa potret keindahan tersebut? Simak ulasan berikut. 

Gunung Slamet 

Gunung Slamet merupakan gunung terbesar di Pulau Jawa. Predikat tersebut semakin sangar mengingat gunung ini juga menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah.

Gunung Slamet memiliki ketinggian sekitar 3.428 mdpl. Puncaknya membuat para pendaki merasa berada di planet lain lantaran hanya berisi batu dan kerikil. 

Ada banyak jalur pendakian menuju puncak Tertinggi Jawa Tengah. Mulai dari Kabupaten Purbalingga, Banyumas, Brebes, Pemalang, dan Tegal.

Gunung Sindoro 

Gunung Sindoro memiliki keindahan alam yang memesona lantaran puncaknya yang sangat luas.

Terlebih kawah gunung ini juga masih aktif dan masih mengeluarkan asap belerang. Pemandangan ini semakin menambah keindahan gunung yang sering disebut sebagai kembaran Gunung Sumbing. 

Terdapat beberapa jalur pendakian yang dibuka untuk mencapai puncak, seperti dari Kabupaten Temanggung dan Wonosobo.

Gunung Sumbing 

Keindahan Gunung Sumbing tidak hanya di bagian puncak saja. Bahkan sejak dari basecamp pendakian, pemandangan indah pun sudah bisa dinikmati. 

Salah satu basecamp pendakian di Kaliangkrik, Magelang disebut-sebut sebagai desa terindah di Jawa Tengah. 

Sebutan Nepal Van Java pun melekat lantaran bentuk perkampungan yang mirip dengan sebuah daerah di Nepal. 

Selain dari Magelang, ada beberapa jalur lain untuk mencapai puncaknya, seperti dari Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Temanggung. (genpi)

Komentar