Rabu, 10 Juni 2026 | 13:21
NEWS

Kabar Pasien Covid-19 dengan Bola Mata Hilang Dipastikan Hoaks

Kabar Pasien Covid-19 dengan Bola Mata Hilang Dipastikan Hoaks
Koordinator Gakkum Gugus Tugas Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto. (Tribunnews/Ist)

ASKARA - Rekaman video pasien Covid-19 di Probolinggo yang mengalami pendarahan pada bagian wajah menjadi sorotan pengguna media sosial. Dua bola mata jenazah pasien itu disebut hilang dengan darah masih bercucuran.

Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo mengatakan bahwa informasi yang beredar di media sosial tersebut merupakan hoaks. Satgas telah mendatangi pihak keluarga guna melakukan pengecekan.

"Video viral jenazah pasien Covid- 19 di Kecamatan Paiton sudah saya lakukan pendalaman ke lokasi dan pihak keluarga. Video viral di medsos itu hoaks," ujar Koordinator Gakkum Gugus Tugas Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, Jumat (6/11).

Ugas menuturkan, video yang tengah viral tersebut benar adanya, namun keterangan yang diberikan salah. Dalam video terlihat tangisan histeris karena melihat wajah jenazah penuh darah.

"Bola mata masih ada tetapi tertutup darah. Keluarga pasien siap mengklarifikasi pemberitaan yang tidak benar," katanya.

Peristiwa dalam video itu terjadi Kamis (5/11). Adapun, identitas pasien Covid-19 tersebut ialah Mahmuda (49), warga Dusun Sukun, Desa Alas Tengah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. 

Pasien dirawat dan meninggal di RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Hasil tes swab pasien positif Covid-19 dengan penyakit bawaan darah tinggi dan stroke.

Dalam video yang beredar disebutkan jenazah mengalami pendarahan di bagian wajah. Bahkan disebut dua bola matanya tidak ada. 

Akun Instagram @ndorobeii mengunggah video berdurasi 10 detik itu yang memperlihatkan jenazah terbungkus plastik dan kain kafan diletakkan di lantai.

"Jika Memang Info Demikian di Bawah ini Maka Penjarakan Oknum Seberat-beratnya, mohon izin @polresprobolinggokota chek info validnya terima kasih hormat saya. Jenazah pasien yang 'katanya' kena kopit di Probolinggo setelah dibuka ternyata kedua bola matanya sudah tidak ada, darah pun masih bercucuran. Petugas sempat melarang untuk melihat jenazah namun pihak keluarga memaksa karena yakin almarhumah tidak punya riwayat kontak dengan pasien Covid-19," tulis keterangan unggahan itu.

Alhasil, warganet pun ikut geram mengetahui video tersebut. Mereka tidak terima dengan pelaku yang tega melakukan hal itu. Meski informasinya telah dikonfirmasi Satgas Covid-19 Probolinggo. 

"Astgafirullah, yang ngelakuin pada engga takut ajabnya nanti di akhirat atau gimana ya,?" tulis akun @rahmatfirdus_

"Ya Allah balaskan dengan caramu," kata akun @nandaradityaardi.

"protokol kesetanan," timpal akun @feryyanjunr.  

Komentar