Gandeng Nokia, NASA Bangun Jaringan 4G di Bulan
ASKARA - National Aeronautics and Space Administration (NASA) atau Badan Antariksa Amerika Serikat memilih Nokia untuk bekerja sama membangun jaringan seluler pertama di Bulan.
Pembangunan jaringan itu merupakan upaya NASA merencanakan membangun permukiman manusia di satelit alami Bumi tersebut.
Perusahaan teknologi yang berbasis di Finlandia itu mengatakan bahwa divisi Nokia Bell Labs akan membangun sistem komunikasi 4G pertama di Bulan pada akhir 2022.
NASA menggelontorkan dana USD 370 juta atau sekitar Rp 5,4 triliun untuk 14 perusahaan yang menyediakan teknologi untuk program Artemis yang akan mengirim manusia ke Bulan pada 2024.
Menurut Nokia, NASA memberikan kucuran dana USD 14,1 juta atau sekitar Rp 207 miliar yang menandai kerja sama membangun jaringan seluler pertama di Bulan.
Nokia juga akan berkerja sama dengan perusahan Intuitive Machines di Texas, Amerika Serikat yang dipilih NASA untuk membuat hopper lander di Bulan. Di mana, alat ini digunakan untuk mengakses kawah Bulan dan mengambil gambar permukaan Bulan dengan resolusi tinggi dari jarak dekat.
Jaringan tersebut juga akan memberikan kemampuan komunikasi suara dan video untuk astronot. Kemudian memungkinkan telemetri dan pertukaran data biometrik. Serta dapat mengendalikan perangkat penjelajah Bulan dan perangkat robotik lainnnya dari jarak jauh.
Jaringan itu juga akan dirancang untuk menahan kondisi ekstrem saat peluncuran dan pendaratan di Bulan dan untuk beroperasi di ruang angkasa. Jaringan akan dikirim ke Bulan dalam bentuk sangat padat untuk memenuhi batasan ukuran, berat, dan daya ketat dari muatan ruang angkasa.
"Jaringan komunikasi yang andal, tangguh, dan berkapasitas tinggi menjadi kunci untuk mendukung keberadaan manusia yang berkelanjutan di permukaan Bulan," kata Chief Technology Officer Nokia Marcus Weldon, dikutip Metro (Kamis, 22/10).

Komentar