Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:16
NEWS

Kena Covid-19, Pollycarpus Meninggal Dunia di RSPP

Kena Covid-19, Pollycarpus Meninggal Dunia di RSPP
Pollycarpus Budihari Priyanto. (Dok. Kompas)

ASKARA - Mantan terpidana kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib, Pollycarpus Budihari Priyanto dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta, Sabtu sore (17/10).

"Benar, beliau meninggal di RSPP Jakarta pada Sabtu sore pukul 15.00 WIB," kata Sekjen Partai Berkarya Badarudin Andi Picunang ketika dikonfirmasi, Sabtu malam.

Pollycarpus dikabarkan meninggal dunia karena terindikasi positif Covid-19. Namun, dirinya belum bisa mengkonfirmasi hal tersebut.

"Masalah covid tidaknya, saya tidak tahu," kata Picunang.

Picunang mengaku terakhir bertemu dengan Pollycarpus pada Agustus lalu saat Rakernas Partai Berkarya di Surabaya. Menurutnya, Pollycarpus belakangan juga aktif membagikan obat herbal anti virus corona.

"Beliau aktif bagi-bagi obat herbal anti Covid-19. Beliau keluarga besar kami di Berkarya. Mohon doa semuanya semoga almarhum diterima di sisi-Nya dan mohon maaf bila ada khilaf beliau. Beliau orang baik," ujarnya.

Wirawan Adnan, mantan pengacara Pollycarpus membenarkan kabar tersebut. Dia mendapat kabar dari istri Pollycarpus. Pollycarpus disebut meninggal dunia setelah berjuang melawan Covid-19.

"Meninggal karena covid dari Mbak Hera, istrinya. Mbak Hera mengatakan (Pollycarpus) meninggal setelah berjuang melawan covid selama 16 hari," jelas Wirawan..

Pollycarpus merupakan mantan pilot Garuda Indonesia yang divonis 14 tahun penjara setelah dinyatakan terbukti bersalah dalam kasus meninggalnya Munir pada 7 September 2004.

Setelah menjalani masa tahanan 8 tahun, dia dinyatakan bebas bersyarat sejak 28 November 2014. Pada 29 Agustus 2018 Pollycarpus dinyatakan bebas murni. (dbs) 

Komentar