Minggu, 14 Juni 2026 | 01:23
NEWS

Bupati Cantik Ini Mohon ke Provinsi Kalbar, Hasil Tes Usap Warganya Tak Kunjung Keluar

Bupati Cantik Ini Mohon ke Provinsi Kalbar, Hasil Tes Usap Warganya Tak Kunjung Keluar
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa (Dok Insidepontianak.com)

ASKARA - Bupati Landak, Karolin Margret Natasa mengeluhkan hasil pemeriksaan Covid-19 ratusan warganya yang belum keluar. 

Bupati cantik ini bahkan sampai memohon kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat agar segera mengeluarkan hasil tes usap (swab) yang telah dilakukan di wilayah Kabupaten Landak.

Ratusan sampel tes usap yang dilakukan terhadap warga Landak itu menurut Karolin sudah dikirimkan ke Pemprov Kalbar untuk diuji. 

Namun sampai sekarang hasilnya tidak kunjung ada kejelasan. "Masyarakat terus menanyakan agar hasilnya bisa segera diketahui dan dilakukan penanganan lebih lanjut. Sayangnya sudah dikirim sampelnya, hasilnya tidak keluar-keluar," ucap Karolin di Ngabang, Minggu (4/10).

Menurut mantan politikus Senayan itu, Gubernur Kalbar Sutarmidji sebelumnya memerintahkan setiap pemda mengirimkan 200 sampel tes usap setiap minggu, atau total 800 sampel setiap bulannya.

Perintah itu pun sudah dijalankan Pemkab Landak, tetapi hasilnya tidak pernah diketahui sampai saat ini. 

"Kami mohon, Pemerintah Provinsi yang memerintahkan, tolong dipercepat lah. Karena kami ditanya masyarakat hasilnya mana? Kok tidak keluar-keluar?" tanya Karolin. 

Dikatakan Karolin, sesuai pedoman penanganan Covid-19, pelaksanaan tracking dengan melakukan tes sebanyak-banyaknya untuk memisahkan warga yang sehat dengan yang sakit harus dilakukan. 

Dia juga merasa terbantu dengan adanya penetapan zonasi wilayah dalam menentukan kebijakan yang tepat untuk memutus penularan coronavirus. Namun demikian, evaluasi tetap harus dilakukan.

"Menurut saya zona-zona itu untuk dasar kita (pemkab-red) melakukan evaluasi dalam penanganan masalah ini. Pemerintah harus melakukan evaluasi. Kalau kita hanya berpatokan zonasi untuk hal-hal yang bersifat politis, ya tidak selesai-selesai dalam menangani COVID-19," tandasnya. (ant/jpnn)

Komentar