Jumat, 30 Oktober 2020 | 15:02
TRAVELLING

Viral Jejak Hewan Liar di Ranu Kumbolo, Mirip Kucing Besar

Viral Jejak Hewan Liar di Ranu Kumbolo, Mirip Kucing Besar
Jejak hewan liar di Ranu Kumbolo (Instagram)

ASKARA - Video yang menunjukkan jejak satwa liar di kawasan pendakian Gunung Semuru menjadi perbincangan di media sosial baru-baru ini. Jejak satwa itu tepatnya ditemukan di Ranu Kumbolo.

Kawasan tersebut menjadi favorit para pendaki untuk buka tenda. Karena bisa menikmati indahnya sebuah danau air tawar yang jernih. Danau Ranu Kumbolo berada pada ketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut.

Akun Twitter milik @superbagonk yang mengunggah video tersebut. Dengan menyertakan keterangan banyak jejak hewan famili Felidae. Dia menemukan jejak itu ketika bersih-bersih jalur pendakian. 

"Setahun penuh Ranu Kumbolo tak terjamah manusia, walhasil ketika bersih-bersih jalur sebelum pendakian kembali dibuka, ditemukan banyak jejak hewan famili felidae alias kucing besar," katanya ditutup emotikon terkejut.

Akun tersebut menyatakan video itu diambil 2 pekan lalu. Sementara video berdurasi 29 detik itu diunggah pada, Jumat (25/9). Kini telah mendapatkan retweet 9,8 ribu akun dan tanda like hingga 24 ribu akun.

Para netizen menanggapi beragam unggahan tersebut. Ada yang berpendapat lebih baik tidak ada pendakian di kawasan gunung. Sebagian menanggapi dengan canda dan meragukan itu jejak hewan liar. 

"Kok mikir lebih baik kosong gini ya. Gak ada kunjungan manusia," cetus akun Twitter milik @NgalasAdventure. 

"Pelestarian alam yang paling ideal adalah dengan tidak memasuki ekosistemnya. Dan upaya untuk menjaga keutuhan ekosistem dataran tinggi adalah dengan tidak mendaki gunungnya," timpal akun Twitter @superbagonk. 

"Kayaknya jejak canine bukan? soalnya ada jejak kukunya," kata akun Twitter milik @biangkerok.
 
"Mungkin kucingnya selama pandemi jarang potong kuku bro. Terlalu besar untuk jejak canine. Soalnya setahu saya di Semeru bukan habitat Ajak (anjing hutan). Kalau di Argopuro emang banyak tuh ditemukan jejak ajak," jawab akun Twitter milik @superbagonk.

"Jejak akamsi," tulis akun Twitter milik @dimassucktea. "Sakamsi tepatnya bro. Satwa Kampung Situ," celetuk akun Twitter @superbagonk.

"Video diambil di Pangonan Cilik, di bawah turunan dr Pos 4. Bukan di area bawah tanjakan cinta," tambahnya. 

Pendakian Gunung Semeru telah ditutup sejak mulai 19 September 2019. Penutupan jalur itu untuk memulihkan ekosistem di jalur pendakian Gunung Semeru.

Rencananya, jalur pendakian bakal dibuka lagi mulai 1 Oktober 2020. Saat dibuka lagi nanti, pendakian Gunung Semeru hanya bisa sampai di Kalimati.

Komentar