Senin, 18 Oktober 2021 | 04:52
TRAVELLING

Belajar Sambil Berwisata di Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bodogol

Belajar Sambil Berwisata di Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bodogol
Pendidikan Konservasi Alam Bodogol (PPKAB). (Dok YouTube Susur Gua)

ASKARA - Mencari tempat wisata sekaligus bisa sambil belajar, Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bodogol (PPKAB) mungkin bisa menjadi pilihan yang tepat bagi keluarga untuk jalan-jalan pada akhir pekan. 

Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bodogol merupakan tempat pengenalan, tentang kekayaan alam dari hutan hujan tropis di Indonesia kepada masyarakat umum. Mulai diperkenalkan pada tahun 1998. 

Lokasinya berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Sebuah kawasan yang merupakan bagian bagian dari Taman Nasional Gunung Pangrango berada di ketinggian 800 di atas permukaan laut. 

"Di sini belajar banyak mengenai kehidupan satwa, baik di tempat penangkaran maupun yang hidup di alam bebas," kata channel Youtube Susur Gua, Kamis (24/9). 

Untuk menuju ke lokasi tidak teelalu sulit. Terutama warga yang tinggal di Bogor, Jawa Barat yang hampir tiap akhir pekan berlibur di sini. Dengan waktu tempuh tidak terlalu jauh.  

"Warga yang berada di kabupaten Bogor untuk menuju lokasi kita bisa melewati jalan raya Sukabumi atau lewat tol Sukabumi menuju Kecamatan Cigombong yang hanya berjaarak 30 menit dari resort Lido," terangnya.  

Selain itu, terdapat Curug Cikaweni dengan memiliki ketinggian sekitar 5 meter. Cara menuju ke sana bisa ditempuh dengan mobil dari resort PPKAB sekitar 30 menit sambil melakukan pengamatan sepanjang jalan. 

"Ada pohon pinus berdiri tegak dan pohon kopi yang merupakan tanaman warga Desa Lengkong," jelasnya.  

PPAKB ini didirikan oleh tiga lembaga, yakni Conversation International Indonesia (CII), Taman Nasioanal Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dan Yayasan Alam Mitra Indonesia (ALAMI). 

Berada pada ketinggian 800 meter di atas permukaan laut, menjadikan Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bodogol memberi peran bagi keberagaman hayati di area Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Di sini terdapat beragam jenis tumbuhan bangu, tumbuhan obat, tanaman hias dan berbagai macam satwa endemik Jawa seperti elang jawa (Spizateus bartelsi) dan owa jawa (Hylobates moloch) yang kini semakin langka dimakan jaman.

Selain sebagai lokasi pendidikan konversi alam, Pusat Pendidikan Konversi Alam Bodogol juga memiliki peran sebagai ekowisata serta kawasan penelitian yang terbatas. Terdapat pula sebuah rangkaian point of interest dalam jalur ini yang berupa fenomena dari hutan hujan tropis.

 

Komentar