Rabu, 17 Juni 2026 | 17:14
NEWS

Katulampa Siaga 1, Warga Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan

Katulampa Siaga 1, Warga Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan
Kondisi Bendung Katulampa setelah hujan deras Senin sore. (BNPB)

ASKARA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bogor melaporkan kenaikan level Tinggi Muka Air (TMA) Bendung Ciliwung-Katulampa hingga 250 centimeter pada Senin (21/9) pukul 18.18 WIB. 

"Adanya kenaikan TMA tersebut maka status dinaikkan menjadi Siaga 1," kata Kepala Pusdatinkom Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangannya.

Adapun, kronologi kenaikan TMA adalah pukul 17.00 WIB/TMA 0 centimeter/Gerimis Halus (Siaga 4), pukul 17.49 WIB/TMA 40 centimeter/Gerimis (Siaga 4), pukul 17.53 WIB/TMA 120 centimeter/Hujan (Siaga 3). Pukul 17.58 WIB/TMA 170 centimeter/Hujan (Siaga 2), pukul 18.04 WIB/TMA 200 centimeter/Hujan (Siaga 2), pukul 18.10 WIB/TMA 220 centimeter/Hujan (Siaga 1), pukul 18.17 WIB/TMA 240 centimeter/Hujan (Siaga 1), dan pukul 18.18 WIB/TMA 250 centimeter/Hujan (Siaga 1).

Berdasarkan data kronologi, kenaikan TMA dari level Siaga 4 menjadi Siaga 1 terjadi dalam kurun waktu kurang lebih satu jam saja. Hal itu dipicu tingginya intensitas hujan di sebagian besar wilayah Bogor.

BPBD Kota Bogor juga melaporkan adanya 13 kelurahan yang berada di bantaran Sungai Ciluwung. Di antaranya keseluruhan wilayah kelurahan tersebut adalah Sindangrasa, Tajur, Katulampa. Kemudian Sukasari, Baranangsiang, Babakan Pasar, Sempur, Tanah Sareal, Bantarjati, Cibuluh, Kedung Badak, Sukaresmi dan Kedung Halang. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana meminta masyarakat dan pemangku kebijakan di daerah setempat untuk mengantisipasi adanya potensi bencana dipicu faktor cuaca dan fenomena alam dengan meningkatkan kesiapsiagaan.

"Masyarakat diharapkan tidak terpengaruh dengan segala bentuk informasi yang tidak benar dan berlebihan terkait adanya fenomena alam tersebut dari pihak yang tidak bisa dipertanggungjawabkan," jelas Raditya Jati. 

Dalam hal ini, BNPB juga meminta agar masyarakat mengakses dan memperbarui informasi terkini dari pihak-pihak instansi terkait dan pemerintah daerah setempat.

Komentar