Kamis, 01 Oktober 2020 | 20:08
NEWS

Sandiaga Uno: Prestasi DKI Jakarta Tak Lepas dari Peran Pak Saefullah

Sandiaga Uno: Prestasi DKI Jakarta Tak Lepas dari Peran Pak Saefullah
Saefullah dan Sandiaga Uno (Istimewa)

ASKARA - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Rabu (16/9). 

Saefullah meninggal dunia setelah kondisi kritis akibat terjangkit Covid-19 sekitar pukul 12.55 WIB.

"Saya Sandiaga Salahuddin Uno atas nama seluruh keluarga mengucapkan belasungkawa, turut berduka cita yang sangat-sangat mendalam atas kepergian sahabat saya Bapak Haji Saefullah, Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," ujar Sandiaga melalui pesan suara yang diterima redaksi Askara, Rabu (16/9). 

Sandiaga mendoakan Almarhum Saefullah yang semasa hidupnya sempat bersama-sama memimpin roda pemerintahan di ibu kota.

"Semoga Beliau dilapangkan kuburnya, diterangkan alam barzahnya, diterima Allah SWT di sisi terbaik-Nya, diampuni segala dosa-dosanya," doa Sandiaga.

Sandiaga mengaku, mengenal Almarhum Saefullah cukup lama. Mulai dari saat Sandiaga berurusan dengan Pemerintah DKI Jakarta sebagai pengusaha.

"Beliau terkenal sebagai birokrat paling berpengalaman, karirnya dari bawah sekali, dari seorang guru, guru SD tepatnya. Dan beliau terus meningkat karirnya sampai akhirnya berada di jajaran tertinggi dan merupakan ASN tersenior dalam usianya yang cukup muda sebagai sekretaris daerah," tutur Sandiaga.

Sandiaga bercerita pada saat dirinya berkeliling wilayah DKI Jakarta sebelum kampanye pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 lalu, nama Saefullah kerap muncul sebagai seorang birokrat yang sangat dihormati, selalu solutif dan kongkret dalam menyelesaikan masalah. Saefullah, kata Sandiaga, sangat dekat dengan masyarakat dan selalu hadir di tengah-tengah warga DKI Jakarta.

"Beliau tokoh yang terpercaya, sempat kami berdiskusi panjang lebar dan pada satu titik terpikir walaupun tak terwujudkan keinginan kita berdua untuk menawarkan gagasan bagi warga DKI Jakarta," kenang Sandiaga.

Setelah akhirnya dilantik sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga menjadi bagian dari Pemprov DKI bersama Saefullah.

"Saya berkesempatan, mendapat kehormatan bekerja hampir satu tahun bersama beliau. Di sinilah saya lihat dia adalah man of action, orang yang mampu bekerja secara diam-diam, tidak terlalu gembar-gembor, tidak terlalu mencari istilahnya 'headline' tapi selalu menyelesaikan masalah," kenang Sandiaga lagi.

Menurut Sandiaga, dirinya banyak berdiskusi dan bekerja sama Saefullah menangani hal-hal yang sangat pelik, sangat rumit di ibu kota.

"Prestasi DKI Jakarta dalam menyelesaikan masalah, tak lepas dari peran Pak Sekda yang memiliki komunikasi yang sangat baik dengan teman-teman di DPRD, dan juga dengan para kementerian lembaga lainnya," tutur Sandiaga. 

Almarhum Saefullah, kata Sandiaga, memiliki kepedulian yang luar biasa terhadap pergerakan ekonomi di Jakarta, terutama di akar rumput. Saefullah selalu berpihak kepada penciptaan lapangan kerja dan sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang membangkitkan ekonomi UKMKM.

"Karena backgroundnya juga seorang guru, menghadirkan pendidikan yang tuntas berkualitas di DKI Jakarta," ujar Sandiaga.

Seluruh karya dan pengabdian Saefullah bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan warga ibu kota, akan terus dikenang. 

"Hari ini kita kehilangan tokoh birokrat terbaik yang bangsa ini pernah miliki, Bapak Haji Saefullah. Semoga inspirasinya menjadi motivasi bagi rekan-rekan ASN Pemprov DKI dan menjadi teladan. Selamat jalan Pak Haji Saefullah, semoga Allah SWT memberikan ridho," pungkas Sandiaga. 

Komentar