Minggu, 07 Juni 2026 | 22:20
NEWS

6 Desa di Kalsel Terendam Banjir, 14.891 Jiwa Terdampak

6 Desa di Kalsel Terendam Banjir, 14.891 Jiwa Terdampak
Banjir Kalimatan Selatan (Dok BNPB)

ASKARA - Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan, sebanyak 14.891 jiwa terdampak banjir yang terjadi di dua lokasi yakni Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

BPBD Kabupaten Tanah Laut menyampaikan, bahwa sebanyak 879 kepala keluarga (KK) atau 2.598 jiwa terdampak banjir yang disebabkan oleh meluapnya Sungai Kintap itu.

Meluapnya Sungai Kintap tersebut dipicu oleh tingginya intensitas hujan di wilayah Kabupaten Tanah Laut sejak Selasa (1/9) hingga Rabu (2/9), yang kemudian memicu banjir pada Kamis (3/9).

"Banjir tersebut merendam sedikitnya 783 unit rumah dengan tinggi muka air (TMA) 100-150 sentimeter di enam desa di Kecamatan Kintap," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam keterangannya, Jumat (4/9).

Adapun keenam desa tersebut meliputi Desa Kintapura, Desa Kintap, Desa Kintap Kecil, Desa Riam Adungan, Desa Salaman dan Desa Pasir Putih.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Tanah Laut telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait serta melakukan evakuasi korban. 

Evakuasi barang milik korban dan distribusi bantuan logistik dilakukan kepada korban terdampak. "Kondisi terkini yang dilaporkan hingga Jumat (4/9) pukul 10.00 WIB, banjir di Kabupaten Tanah Laut berangsur surut dengan TMA 50 sentimeter," ungkap Raditya. 
 
Laporan dari BPBD Kabupaten Tanah Bumbu banjir telah merendam kurang lebih 3.804 rumah, persawahan seluas 8 hektare dan total luas pertanian yang terendam adalah 155 hektare dengan TMA 300-400 sentimeter.

"Banjir tersebut berdampak pada 3.804 KK/12.397 jiwa sehingga sebanyak 60 KK/221 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman," bebernya. 

TRC BPBD Kabupaten Tanah Bumbu telah melakukan kaji cepat, evakuasi warga dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Kondisi terkini banjir berangsur surut dengan TMA 100-150 sentimeter.

"Hingga saat ini tidak ada laporan mengenai jatuhnya korban jiwa atas bencana banjir tersebut," tandas Raditya. 

Komentar