Pertama Kali Diperiksa Polisi, Begini Kata Anji
ASKARA - Musisi dan konten kreator Erdian Anji Prihartanto atau Anji mendapat 45 pertanyaan perihal identitasnya dan kronologis wawancara dengan Hadi Pranoto soal klaim obat Covid-19.
Anji telah menjalani pemeriksaan sebagai terlapor kasus dugaan pelanggaran pidana ITE dan penyebaran berita bohong soal herbal Covid-19, di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.
"Dari 45 pertanyaan, maksudnya biodata, jati diri. Selebihnya akun YouTube saya, akun duniamanji, lalu kronologi kejadian ketika wawancara. Intinya materi pokok perkara," katanya di Polda Metro Jaya, Senin (10/8).
Mantan vokalis grup band Drive itu menuturkan, menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian merupakan pengalaman pertamanya. Karenanya, dia merasa lelah setelah diperiksa hampir 10 jam.
"Saya baru pertama kali dilaporkan seperti ini dan baru pertama kali menjalani pemeriksaan. Ada yang satu pertanyaan butirnya sampai E. Saya pegel juga," keluh Anji.
Pria kelahiran Jakarta, 5 Oktober 1978 itu berharap masalah yang sedang dihadapinya segera berakhir. Tentu akibat persoalan itu jagat media sosial sempat heboh dan gaduh. "Semoga cepat selesai lah. Karena buat saya ini nggak enak," harapnya.
Sebelummya, Anji melalui channel YouTube duniamanji mengunggah video wawancara dengan Hadi Pranoto mengenai obat antibodi Covid-19.
Dalam wawancara itu Hadi Pranoto mengklaim sudah berhasil menemukan antibodi Covid-19 bisa mencegah dan menyembuhkan pasien yang telah terinfeksi.
Bahkan Hadi Pranoto menyebut antibodi Covid-19 berbahan herbal itu telah disalurkan di sejumlah wilayah antara lain Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan.

Komentar