Selasa, 21 Juli 2026 | 11:34
NEWS

Warga Korut Berani Nonton Drakor, Hukuman Super Berat dari Kim Jong Un Menanti

Warga Korut Berani Nonton Drakor, Hukuman Super Berat dari Kim Jong Un Menanti
Kim Jong Un (afp-kcna-kns-str)

ASKARA - Drama yang berasal Korea Selatan atau yang akrab disebut drakor menjadi tren beberapa tahun ke belakang. Namun, siapa sangka menyaksikan drama Korea Selatan bisa menjadi tindakan yang mengancam nyawa bagi warga Korea Utara (Korut).

Pasalnya, pemimpin Korut Kim Jong-un sangat melarang warganya menyaksikan bahkan bersentuhan dengan budaya negara tetangganya itu. Menukil laporan New York Post, Korea Utara sangat menekankan pentingnya pendidikan ideologis.

Bahkan, Kim Jong-un tak segan memberi hukuman berat bagi warga yang ketahuan menyaksikan drama Korea Selatan maupun budaya populer milik negara tetangganya itu.

Baru-baru ini muncul rekaman video yang menunjukkan warga Korut dihukum lantaran meniru kata-kata dan ungkapan populer dari Korea Selatan, menurut laporan Radio Free Asia (RFA).

Dalam video yang disebut ditayangkan pada awal Juli itu, terlihat warga Korea Utara ditangkap dan dinterogasi lantaran berbicara dan menulis dengan gaya Korea Selatan.

Kepada Radio Free Asia, seseorang yang tak disebutkan namanya mengatakan, lusinan pria dan wanita dicukur dan mereka dibelenggu ketika para penyelidik menginterogasinya.

"Menurut pembicara dalam video itu, 70 persen penduduk di seluruh negeri menonton film dan drama Korea Selatan," kata penduduk provinsi Hamgyong Utara kepada RFA dikutip dari New York Post, Senin (27/7).

Pembicara dalam rekaman video itu juga terdengar mengatakan bahwa "Budaya nasional kita sedang memudar."

Orang dalam Korea Utara kepada RFA mengatakan, Kim Jong-un sudah merumuskan hukuman yang akan diterima warganya terkait pelanggaran tersebut.

"Pihak berwenang akan memanfaatkan berbagai teknik, termasuk hukuman yang lebih berat, bersama dengan proyek-proyek pendidikan ideologis, untuk mencegah penyusupan lebih lanjut dari budaya Korea Selatan," katanya.

Komentar