Sempat Dianggap Tabu, Film Bertema Zombie Laris di Korsel
ASKARA - Film bertema zombie memiliki daya tarik tersendiri bagi penonton. Balutan ceritanya yang menegangkan sehingga dapat merasakan kengerian dari para mayat hidup.
Tidak heran Film Train to Busan pada 2016 lalu mendulang kesuksesan. Bahkan menjadi film horor terlaris sepanjang sejarah Korea Selatan. Sekuel terbarunya pun sudah keluar dengan judul Peninsula.
Sutradara Yeon Sang-ho mengaku tak pernah menyangka dan sulit dibayangkan filmnya akan sukses. Sebab, selama ini tidak pernah ada film zombie berhasil menarik perhatian banyak penonton di Negeri Ginseng.
Bahkan kata zombie seolah dianggap tabu sebagai bahan promosi. Situasi itu mempengaruhi proses promosi seluruh tim produksi dan para pemeran menjelang penayangan perdana Train to Busan.
"Kami dilarang menggunakan kata zombie saat promosi Train to Busan. Film-film zombie merupakan genre yang tak begitu digemari kala itu," kata Yeon Sang-ho dilansir Korea Herald, Kamis (16/7).
Terlebih, kata zombie sendiri bisa membuat orang malas untuk menonton bahkan sebelum film itu dirilis. Sehingga timnya mengganti kata orang terinfeksi ketimbang zombie.
Karakteristik zombie ala Korea pun tidak diketahuinya. Namun Yeon Sang-ho meyakinkan filmnya dapat diterima masyarakat.
"Jadi saya rasa saya seperti bertaruh, dan untungnya itu berjalan dengan baik," tuturnya.
Train to Busan pun menjadi film terlaris di Korsel pada 2016. Berhasil menduduki posisi 14 film terlaris sepanjang sejarah Korsel dengan penjualan lebih dari 11,5 juta tiket.
Sementara sekuel Train To Busan bertajuk Peninsula telah dirilis di Korsel pada 15 Juli. Film yang dibintangi Kang Dong Wondan Lee Jung Hyun ini langsung mencatatkan rekor baru bertepatan di hari penayangan perdana.
Korean Film Council mencatat, Film Peninsula ditonton 352.930 orang di hari pertama penayangannya, dan langsung meroket ke peringkat nomor satu tangga film box office Korsel.

Komentar