Senin, 13 Juli 2020 | 06:01
NEWS

Apsindo Sempat Resah Dengar Wacana Pajak Sepeda

Apsindo Sempat Resah Dengar Wacana Pajak Sepeda
Ilustrasi. (Today.line)

ASKARA - Asosiasi Pengusaha Sepeda Indonesia (Apsindo) mendukung adanya regulasi yang mengatur penggunaan sepeda. 

Sehingga masyarakat bisa menggunakan sepeda dengan baik dan tertib di jalan raya.

Sekjen Apsindo Eko Wibowo mengatakan, semua itu tergantung kemauan pemerintah mendukung persepedaan sebagai sarana transportasi, mendukung masyarakat bersepeda. 

"Misalkan areal parkir yang aman, infrastruktur jalan khusus untuk bersepeda. Yang ada kondisi sekarang, sarana jalan sepeda bercampur dengan kendaraan lain," katanya kepada media, Selasa (30/6).

Mirisnya jalur sepeda tertutup jalur kendaraan lain. Adapula jalur sepeda melewati tempat yang tidak aman misalnya ada lubang saluran air. Padahal roda sepeda berukuran kecil tentunya berbahaya untuk pengendara. 

"Infrastruktur efektif akan mendukung sepeda sebagai saran transportasi. Itu penting. Saya percaya pemerintah mendukung," ujar Eko. 

Apsindo sempat terkejut ketika ada kabar yang menyatakan pemerintah bakal menarik pajak bagi sepeda. Meski hal itu telah dibantah oleh Kementerian Perhubungan. 

"Saya sempat kaget mendengar, membaca berita hoaks bahwa rencana pemerintah memungut pajak. Dasarnya dari mana," kata Eko. 

Sebab, penggunaan sepeda lebih banyak untuk rekreasi keluarga. Kabar tersebut sempat meresahkan komunitas sepeda, juga pengusaha sepeda.

"Dampak terhadap ekonomi, berita hoaks tersebut bisa menjadi kemunduran," kata Eko. 

Apsindo menudukung pemakaian sepeda untuk sarana transportasi. Dengan bersepeda mengurangi pemakaian kendaraan berbahan bakar fosil. Terlebih sebenarnya bahan bakar masih subsidi, impor dan membebani APBN Indonesia sehingga perlu efisiensi. 

"Apsindo jelas mendukung sepeda sebagai sarana transportasi," imbuh Eko. 

Komentar