Rabu, 22 Juli 2026 | 04:06
SELEBRITAS

Joshua Suherman Belum Berani ke Mal, Apa Sebabnya?

Joshua Suherman Belum Berani ke Mal, Apa Sebabnya?
Joshua Suherman (Dream.co.id)

ASKARA - Memasuki masa kenormalan baru (new normal) pusat perbelanjaan atau mal kembali buka setelah tutup beberapa minggu akibat pandemi Covid-19. Tentunya, dengan penerapan protokol kesehatan. 

Sebagian orang ada yang langsung memanfaatkan situasi tersebut dengan berbelanja untuk memenuhi kebutuhannya atau membeli barang kesukaannya. 

Namun berbebeda dengan aktor Joshua Suherman. Mantan penyanyi cilik itu malah belum berani pergi ke mal. Jojo, sapaannya takut dengan produk yang menggoda untuk dibeli. 

"Belum berani ke mall. Takut kalau lihat barang bagus belum megang duit," kata Joshua Suherman dalam postingan di akun Instagram miliknya @jojosuherman, Selasa (30/6). 

Unggahan itu sebelumnya sempat ditampilkan melalui akun Twitter milik pribadinya. Tentu kalimat yang dituliskan Jojo sapaan akrab Joshua menarik perhatian dan mengundang tawa netizen. 

"Bukan belum megang bang, tapi engga punya duit wkwkwk," tulis akun Instagram milik @ramastell. 

"Bener juga. Lebih ngeri malah," ucap akun Instagram milik @teguhika ditutup emotikon menangis. 

"Bayarnya lewat kartu on tunai saja bro tinggal gesek," tutur akun Instagram milik @agusswidodo. 

Diketahui Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/382/2020 tentang Protokol Kesehatan bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum. 

Tempat dan fasilitas umum yang dimaksud Keputusan Menteri Kesehatan itu antara lain pasar dan sejenisnya, mall/pertokoan dan sejenisnya, hotel/penginapan/homestay/asrama dan sejenisnya, rumah makan/restoran dan sejenisnya, sarana dan kegiatan olahraga.

Kemudian, moda transportasi, stasiun, terminal/pelabuhan/bandar udara, lokasi daya tarik wisata, jasa perawatan kecantikan/rambut dan sejenisnya, jasa ekonomi kreatif, kegiatan keagamaan di rumah ibadah, jasa penyelenggaraan event/pertemuan

Prinsipnya protokol kesehatan di tempat dan fasilitas umum harus memuat perlindungan kesehatan individu. 

"Seperti memakai masker, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak fisik dengan orang lain, dan meningkatkan daya tahan tubuh dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)," jelas Terawan. 

Komentar