Rabu, 17 Juni 2026 | 21:26
SELEBRITAS

Rossa Menentang Rasisme, Katanya Jangan Memandang Rendah dari Warna Kulit

Rossa Menentang Rasisme, Katanya Jangan Memandang Rendah dari Warna Kulit
Rossa (Beritasatu.com/Istimewa)

ASKARA - Kasus rasisme menjadi perhatian dunia setelah meninggalnya pria berkulit hitam George Floyd karena dianiaya seorang polisi di Minneapolis. Gelombang kecaman dan demo protes terus berdatangan atas tindakan tersebut.

Rasisme merupakan isu sensitif, mudah menyulut konflik, dan tidak layak dibicarakan. Perlakuan rasis kerap terhadi karena dianggap 'berbeda' dari mayoritas. Bentuk perlakuannya dari kekerasan hingga yang tidak kelihatan.

Penyanyi Indonesia, Sri Rossa Roslaina Handiyani atau kerap disapa Rossa ikut menyuarakan antirasisme. Seharusnya, kata dia, bisa saling memberi simpati bukan malah menyakiti. 

"Let’s say no to racism, as We’re all Allah’s creatures. Be kind, to love and to be loved," kata pelantun lagu hits Hati yang Kau Sakiti itu dalam akun Instagram miliknya @itsrossa91, Rabu kemarin (3/6).

Terlebih isu rasialisme di AS menjadi bara yang terus menyala di tengah kesenjangan dan praktik-praktik diskriminatif yang dialami warga kulit hitam.

"Di US, mereka berjuang untuk persamaan hak asasi manusia. Mengingatkan bahwa kita pun disini sama, harus memperlakukan orang lain seperti layaknya kita ingin diperlakukan," kata Rossa. 

Minneapolis, lokasi insiden terbunuhnya George Floyd, warga kulit hitam di kaki polisi kulit putih, sebenarnya kota yang layak berbangga atas keberhasilannya menyemai multikulturalisme. 

Namun saat yang sama, kota itu harus berjuang mengatasi pemisahan dan kesenjangan rasial di bidang pendidikan dan kesehatan khususnya. Memulainya dengan menyebarkan nilai kebaikan. 

"Jangan lagi memandang rendah orang lain berdasarkan warna kulit, suku atau strata sosial, karena pastinya dimata Allah semua sama. Spread love, starting from me sending you doa and virtual hugs," cetus teteh Oca disapanya. 

Dalam tangkapan layar di akhir unggahan melalui akun Instagram Rossa, terlihat hastag Blackout Tuesday dengan mengilustrasikan gambar hati bewarna hitam.

Blackout Tuesday dimulai sebagai protes industri musik atas kematian George Floyd, warga kulit hitam Afrika-Amerika yang jadi korban kekerasan polisi. 

Namun gerakan ini telah menyebar jauh melampaui label rekaman dan musisi, dimana banyak artis-artis ikut menyuarakan Blackout Tuesday di media sosial.

 

 

Komentar