Minggu, 07 Juni 2026 | 05:58
SELEBRITAS

Arie Kriting: Virus Corona Tidak Mau Tahu Istilah Manusia

Arie Kriting: Virus Corona Tidak Mau Tahu Istilah Manusia
Komika Arie Kriting. (Instagram @arie_kriting)

ASKARA - Pemerintah berencana menerapkan fase kenormalan baru atau new normal di tengah upaya penanggulangan pandemi virus corona (Covid-19). 

Karenanya masyarakat diimbau tetap menerapkan protokol kesehatan. 

Komika Arie Kriting menuturkan, munculnya penyebutan seperti new normal di tengah pandemi Covid-19 bukan berarti menjadi tidak waspada terhadap penularan virus. 

"Istilah boleh berganti, lockdown, PSBB atau yang berikutnya New Normal. Tapi yang pasti virus corona tidak kenal dan tidak mau tahu istilah manusia," tulisnya dalam akun Instagram @arie_kriting, Jumat (29/5).

Paling penting adalah konsisten menjalankan protokol kesehatan ketika memasuki fase normal baru nanti. Seperti menjaga jarak fisik, menggunakan masker bila keluar rumah dan mencuci tangan dengan sabun. 

"Jaga fisik dan mental agar tetap kuat, gunakan masker, cuci tangan, dan tetap kurangi keramaian. Tetap jaga kesehatan ya teman semua," tutur pemeran Film Comic 8 itu. 

Menurut Arie, cara tersebut sebagai upaya menjaga kesehatan diri masing-masing dan orang terdekat. Sekaligus mencegah penyebaran dan penularan Covid-19. 

"Tetap usahakan yang terbaik untuk kesehatan diri sendiri dan orang kesayangan di sekitar kita," kata komika jebolan Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) itu. 

Diketahui, pemerintah menyusun skenario untuk menerapkan normal baru agar masyarakat dapat produktif kembali seperti semula.

"Pemerintah sudah mulai menyusun bagaimana skenario untuk kemudian kita mulai produktif kembali. Bukan hanya di bidang ekonomi tetapi juga kita kembali lagi mulai memikirkan bagaimana proses pendidikan pembelajaran di sekolah, di kampus sudah mulai harus kita hidupkan kembali. Bagaimana kemudian kegiatan beribadah di rumah-rumah ibadah juga kita kembalikan seperti semula," jelas Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. 

Komentar