Minggu, 07 Juni 2026 | 22:18
NEWS

Sejuta Kenangan di McDonald's Sarinah yang Pamit Selamanya

Sejuta Kenangan di McDonald's Sarinah yang Pamit Selamanya
Mcd Donald's Sarinah (Dok McDonald's)

ASKARA - McDonald's Sarinah dikabarkan akan tutup selamanya pada tanggal 10 Mei 2020 mendatang. Hal ini menjadi keputusan McDonald's Indonesia merespons permintaan dari pihak manajemen gedung Sarinah. 

Kabar mengejutkan ini disampaikan melalui website resmi McDonald's Indonesia yang dikutip Askara, Jumat (8/5). Dalam keterangannya disebutkan, setelah menempati salah satu sudut pusat perbelanjaan Sarinah Thamrin, Jakarta, dan menjadi salah satu ikon bersejarah di Jakarta selama hampir 30 tahun, McDonald’s Indonesia terpaksa harus menutup restoran pertamanya di Indonesia itu. 

"Hal ini dilakukan atas permintaan manajemen gedung Sarinah melalui surat resmi yang diterima oleh manajemen McDonald’s Indonesia pada hari Kamis, 30 April 2020," tulis McDonald's Indonesia. 

Selain itu juga disebutkan, manajemen gedung Sarinah akan melakukan renovasi dan akan melakukan perubahan strategi bisnis pada bangunan milik pemerintah tersebut, dan menutup selamanya gerai tersebut menjadi keputusan bulat.

"Secara resmi McDonald’s akan menutup restoran di Sarinah Thamrin tersebut secara permanen pada hari Minggu, 10 Mei 2020 pukul 22.05 WIB," ungkap McDonald's.

McDonald's Indonesia juga memberikan alternatif agar konsumen dapat mengunjungi restoran-restoran terdekat dengan Sarinah seperti McDonald’s Hayam Wuruk, McDonald’s Raden Saleh, McDonald’s Cideng, McDonald’s Central Plaza.

Keputusan menutup gerai di Sarinah tersebut disayangkan sejumlah kalangan. Nicholas (26), salah seorang pelanggan mengaku kaget dengan keputusan tersebut. 

"Wah saya kaget banget sama kabar itu, saya sampai tanya-tanya benar apa enggak sih bakalan ditutup permanen, kalau iya saya sedih banget," katanya. 

Banyak kenangan dan memori yang terpatri di McDonald's Sarinah. Dari masa ke masa gerai McDonald's Sarinah telah menjadi saksi hidup beragam generasi untuk berkumpul, bercengkrama bahkan dengan orang tua sekaligus.

"Banyak memori yang di sana, enggak cuma sekedar sebagai tempat makan saja, tapi waktu SMA, kuliah sampai kerja pun kerap nongkrong di sana sama temen, bercanda bebas. Sama orangtua pun juga pernah ngobrol-ngobrol di sana. Sedih sih tahu keputusan itu," sesal Nicholas.

Gagat Danang (32), yang bekerja sebagai Staf Biro Komunikasi Kementerian Perhubungan (Kememhub) juga mengaku menyimpan kenangan di McDonald's Sarinah sejak kecil, khususnya dengan patung Ronald McDonald yang pada zamannya terpampang.

"Kenangan ku soal McD Sarinah itu waktu kecil, dulu di atap McD Sarinah ada patung Ronald McDonald yang gede banget. Tiap lewat situ pasti kaya kagum banget, ngeliatin patung sambil lewat sampai nengok 180 derajat. Itu keren banget sih jaman itu," ujarnya. 

Gagat pun tak menyangka McDonald's Sarinah sebagai tempat kenangan paling berharga sejak kecilnya itu kini akan tutup selamanya. 

"Enggak nyangka, soalnya di situ kan paling ramai ya, dan lengkap. Sayang sih kalau ditutup soalnya legend banget McD Sarinah mungkin banyak yang dulunya masing minta mainan McD sama orangtuanya sampai sekarang harus beliin anaknya karena saking lamanya. Sedih sih, tapi mungkin ini cara mereka untuk bertahan di tengah pandemi ini. Semoga semua segera kembali normal ya," ujar Gagat. 

Komentar