Rabu, 10 Juni 2026 | 22:55
NEWS

Evaluasi PSBB, Anies Terus Perketat Kedisiplinan

Evaluasi PSBB, Anies Terus Perketat Kedisiplinan
Gubernur Anies Baswedan. (Dok. Pemprov DKI)

ASKARA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengevaluasi pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar, termasuk dampaknya terhadap penyebaran virus corona (Covid-19).

Menurutnya, meski terlihat ada penurunan jumlah positif Covid-19 namun pelaksanaan PSBB harus tetap diperketat. 

"Harus kita lebih disiplin. Harus kita lebih ketat karena masih ditemukan kasus-kasus positif di masyarakat. Jadi, adanya peristiwa penurunan beberapa hari ini tidak boleh diartikan sebagai sudah selesai. Ini belum selesai," jelasnya di Balai Kota, Jumat (1/5). 

Anies memastikan bahwa ibu kota belum merdeka dari Covid-19. 

"Kita masih harus bertempur melawan Covid-19 karena kita belum merdeka dari Covid-19. Maka jangan kendor," ujarnya. 

Dia pun menekankan agar warga lebih menaati pelaksanaan PSBB. Di mana, kegiatan sosial, ekonomi, budaya, agama sebisa mungkin dilakukan di rumah bukan dilakukan bersama-sama atau berkelompok.

"Ke depan kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih mentaati," harap Anies.

Selain itu, Anies menargetkan distribusi masker nantinya mencapai 20 juta buah yang dibagikan kepada seluruh warga Jakarta. 

"Setiap orang akan dapat dua buah masker. Ini diwajibkan untuk digunakan, dan ini salah satu alat paling efektif untuk mencegah penularan baik yang membawa virus tanpa sadar atau tanpa gejala. Masyarakat yang tidak punya Covid-19 juga harus pakai sehingga potensi tertular lebih kecil," jelasnya. 

Komentar