Tiongkok Kirim Tim Periksa Kesehatan Kim Jong Un
ASKARA - Tiongkok mengirimkan tim medis untuk memeriksa kondisi kesehatan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un.
Mengutip Reuters (Sabtu, 25/4), Tiongkok mengirim tiga tim yang terdiri dari sejumlah dokter termasuk pejabat untuk menemui Kim Jong Un yang dikabarkan sedang sakit.
Salah satu dari tiga sumber Reuters menyebutkan bahwa tim yang dikirim dipimpin oleh anggota senior Departemen Penghubung Internasional dari Partai Komunis Tiongkok.
Hingga kabar pengiriman tim medis mencuat, para sumber bersangkutan menolak memberikan informasi detail seperti Kementerian Luar Negeri Tiongkok maupun Departemen Penghubung INternasional PKT.
Sebelumnya dikabarkan bahwa Pemimpin Kim telah menjalani operasi kardiovaskular pada 12 April.
Seperti dilaporkan Daily NK, di mana kabar sembuhnya Pemimpin Kim sendiri tidak menyebutkan nama pemberi laporan di Korea Utara tersebut.
Bahkan, para pejabat Korea Selatan dan juga Tiongkok membantah sejumlah kabar bahwa kondisi Pemimpin Kim kritis usai menjalani operasi.
Termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Kim tidak dalam kondisi kritis.
"Saya pikir laporan itu tidak benar," kata Trump beberapa waktu lalu.
Bahkan sejumlah isu menyebut Pemimpin Kim telah meninggal dunia. Namun pada Jumat (24/4) melalui sumber Reuters informasi tersebut dibantah, dan kondisi Pemimpin Kim masih hidup dan akan kembali menampakkan diri di muka publik dalam waktu dekat.
Informasi intelijen AS menyebutkan, Pemimpin Kim diketahui mengalami masalah kesehatan, namun tidak ada alasan disimpulkan bahwa dia sakit parah.
Lantaran kondisi Korut yang tertutup, Reuters sendiri secara independen belum dapat informasi detail terkait kondisi sang pemimpin.
Bahkan media pemerintah Korut terakhir kali tidak mengabarkan kondisi Pemimpin Kim melainkan melaporkan pertemuan Kim pada 11 April lalu. Media pemerintah juga tidak melaporkan bahwa Kim menghadiri ulang tahun kakeknya Kim Il Sung pada 15 April yang merupakan perayaan penting di Korut.
Kim Jong Un yang berusia 36 tahun merupakan cucu dari Kim Il Sung dan putra bungsu Kim Jong Il. Suami dari Ri Sol-ju itu menjadi pemimpin tertinggi sejak 2011 menggantikan sang ayah.
Ketika Kim Jong Il mengalami stroke pada tahun 2008, media Korea Selatan melaporkan dokter-dokter Tiongkok terlibat dalam perawatannya bersama dengan dokter dari Prancis.

Komentar