Jumat, 19 Juni 2026 | 07:01
NEWS

Positif Covid-19 Diprediksi Tembus 100 Ribu, Kuncinya Disiplin Lindungi Diri

Positif Covid-19 Diprediksi Tembus 100 Ribu, Kuncinya Disiplin Lindungi Diri
Ilustrasi. (AFP)

ASKARA - Sportmed guru besar bidang olah raga Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Prof. DR. James Tangkudung mengingatkan pentingnya melakukan pencegahan penularan virus corona (Covid-19).

Dalam hal ini, dia mengingatkan prediksi Badan Intelijen Negara (BIN) terkait peningkatan kasus Covid-19.

Hingga saat ini, pemeriksaan rapid test maupun Polymerase Chain Reaction (PCR) terus berlangsung untuk mengindentifikasi terdampak corona. Diprediksi jumlah yang terpapar positif akan mencapai angka 100 ribu pada bulan Mei-Juni mendatang kemudian menurun di awal Juli.

Menanggapi prediksi tersebut, Prof. James menekankan agar masyarakat dapat disiplin melindungi diri seperti menggunakan masker, rajin cuci tangan, tetap berada di rumah, olah raga, dan minum vitamin. Adapun juga dengan sering melatih bernafas panjang menghirup oksigen sebanyak mungkin.

Dia menjelaskan bahwa virus corona bersaing dengan oksigen dan masuk ke darah merah (eritrocit) yang cara bekerjanya dengan menghijak yaitu merampok sekaligus mengikat hemoglobin atau HB yang seharusnya diikat dengan oksigen atau HB 02. 

"Dan jika virus yang bekerja maka kita akan kekurangan oksigen yang dibawa darah merah atau hemoglobin dan mengalir menembus ke paru-paru, otak, jantung, ginjal, hati dan seluruh tubuh. Sehingga hal ini yang membuat kita sulit bernafas kemudian infeksi panas atau biasa disebut demam tinggi," jelas Prof. James yang merupakan mantan staf ahli Kementerian Pemuda dan Olah Raga, Sabtu (25/4).

Prof. James juga menganjurkan agar masyarakat rutin berolah raga di pagi hari mulai jam enam sampai sembilan.

Sebelumnya, BIN mengkaji dan membuat skenario arus sebaran Covid-19 di Indonesia. Data BIN memprediksi puncak penyebaran virus terjadi pada bulan Juli.

Data kajian tersebut disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR pada Kamis (2/4). 

"Puncaknya akhir Juni (105.765 kasus) atau akhir Juli (106.287 kasus)," kata Doni.

Menurut Doni, kasus virus corona akan mengalami peningkatan setiap bulan sebelum mencapai puncak yaitu 1.577 di akhir Maret, 27.307 di akhir April, 95.451 di akhir Mei, dan 105.765 di akhir Juni.

 

Komentar