Ibadah Online di Rumahnya Sendiri, Sekeluarga Diamuk dan Dibubarkan Pak Haji dan Oknum RT
ASKARA - Video warga mengamuk dan mengancam warga lainnya viral di media sosial. Beberapa orang warga marah dan membubarkan sekeluarga yang sedang menggelar ibadah online di rumahnya sendiri, di Cikarang Pusat, Jawa Barat.
Di dalam video tersebut, seorang laki-laki berbaju putih, mengenakan sarung dan berkopiah hitam sedang marah lantaran warga yang didatanginya sedang mengadakan ibadah online di rumahnya sendiri lantaran tak berani keluar rumah.
Alasan yang diungkapkan sekeluarga tersebut pun tak dipedulikan dan tetap marah serta memaksa sekeluarga membubarkan diri.
Laki-laki berbaju putih, berkopiah hitam dan dan bersarung yang mengamuk di rumah warga beragama Kristen tersebut tidak sendirian melainkan bersama seorang berbaju hitam dan berkumis. Kedua warga itu diduga adalah oknum RT dan H. Mulyana warga Cikarang Pusat.
Pihak keluarga korban berharap hal itu segera ditangani pemerintah dan aparat penegak hukum agar ada efek jera bagi aparat desa lainnya.
Berikut kronologi lengkap dari pihak keluarga korban:
"Syalom aku mau sharing ni teman" date, jadi tadi siang sepupu ku yang di Cikarang sedang melangsungkan ibadah online, namun ada pihak yang melarang melangsungkan ibadah sampe" sepupu ku di usir padahal itu rumah nya sendiri, bantu dalam doa ya teman" date semoga sepupu ku dan keluarga tetap baik.
Kronologinya:
Kami biasa mengadakan ibadah dirumah setelah kejadian covid-19 ini, dan yang pasti keluarga inti tentunya, namun tiba tiba Pak Hj.Mulyana dan RT datang sontak marah marah sambil bawa k*yu dan membubarkan ibadah kami, karna kami ga boleh ibadah dirumah, aku langsung videoin kejadian itu,
Lalu dia pergi cuma kami takut nya nanti malam dia akan bawa massa (sekitar 12 tahun yang lalu rumah kami pernah didemo saat ibadah syukuran rumah, dan diteror 1 bulan penuh dile**ari ba*u tengah malam, dan kami terpaksa berjanji agar tidak mengadakan ibadah dirumah)
Namun yang sangat kami sesali, keluarga kami yg berusaha turut akan anjuran pemerintah untuk beribadah dirumah (keluarga inti dan tidak mengundang siapapun) masih ada saja yang usik.
dpt dr wag sblh, nama nya, Bpk.. H. Mulyana, kampung Rawasentul, rt.01, rw.04. Cikarang Pusat."

Komentar