KBRI Kairo Kembali Salurkan Bantuan Bagi WNI di Mesir
ASKARA - Setelah penyaluran bantuan kebutuhan pokok tahap pertama pada 8-9 April, KBRI Kairo kembali menyalurkan bantuan tahap kedua untuk para WNI di Mesir pada Jumat (17/4) sebagai bagian dari langkah-langkah dalam menangani dampak Covid-19.
Dubes RI Kairo Helmy Fauzy menjelaskan, bantuan tahap pertama adalah untuk WNI yang mayoritas mahasiswa dengan katagori I atau sangat membutuhkan. Terdapat 215 mahasiswa baik yang berkeluarga maupun belum berkeluarga pada katagori tersebut. Selanjutnya bantuan tahap kedua adalah untuk tambahan mahasiswa yang masuk katagori I dan juga untuk para mahasiswa dalam katagori II atau membutuhkan baik yang sudah berkeluarga maupun belum.
Bantuan tahap kedua disalurkan kepada 986 mahasiswa Indonesia. Penyaluran bantuan dilaksanakan secara kerja sama dengan Persatuan Mahasiswa dan Pelajar Indonesia (PPMI) di Mesir. Paket bantuan diserahkan langsung oleh Dubes Helmy kepada Sekjen PPMI Mesir di Ruang Balai Budaya KBRI Kairo.
"KBRI Kairo terus mendata para WNI khususnya mahasiswa Indonesia yang mengalami kesulitan secara ekonomi akibat pandemi Covid-19 di Mesir untuk kemudian menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada mereka," jelas Dubes Helmy.
"Bantuan disalurkan secara bertahap insya Allah sebelum bulan puasa Ramadan, pada Bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri nanti," tambahnya.
Sebagaimana diketahui, terdapat 7.586 mahasiswa Indonesia di Mesir yang tergabung dalam 16 organisasi kekeluargaan yang mewakili asal daerah para mahasiswa tersebut. Selain bekerja sama dengan PPMI, KBRI Kairo juga bekerja sama dengan organisasi kekeluargaan dimaksud.
Bantuan dari KBRI Kairo kali ini terdiri dari beras, mie instan, tuna dalam kaleng, minyak goreng dan gula. Paket bantuan dibedakan antara yang berkeluarga dan belum berkeluarga. Diharapkan paket bantuan kebutuhan pokok tersebut dapat mencukupi selama kurun waktu tertentu.
Untuk diketahui, logistik kebutuhan pokok tersebut sebagian besar disediakan oleh KBRI Kairo ditambah sumbangan dari beberapa pengusaha Mesir. Tercatat ada tiga pengusaha Mesir yang memberikan bantuan yaitu Baba Ragab (pemilik jaringan supermarket Ragab and Sons), perusahaan Al Baraka, dan pengusaha Khaled Hamdy.
KBRI Kairo memperkirakan jumlah mahasiswa yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19 di Mesir akan terus bertambah mengingat situasi pandemi tersebut masih terus akan berlanjut hingga beberapa bulan ke depan. KBRI Cairo juga mencatat bahwa PPMI Mesir, beberapa organisasi kekeluargaan dan organisasi lainnya di komunitas mahasiswa Indonesia juga telah menggalang bantuan untuk para anggota organisasi mereka.
Banyak mahasiswa Indonesia di Mesir yang mengalami kesulitan ekonomi pada situasi pandemi COVID-19 akibat usaha sampingan mereka terhenti. Selain itu, terdapat keluarga mahasiswa di Indonesia juga mengalami kesulitan ekonomi sehingga tidak dapat mengirimkan biaya hidup kepada putra-putrinya yang sedang menuntut ilmu di Mesir.
"KBRI Kairo berharap bantuan kebutuhan pokok tersebut dapat meringankan kesulitan mereka. Mudah-mudahan wabah ini cepat berlalu," pungkas Dubes Helmy.

Komentar