Rabu, 10 Juni 2026 | 20:37
NEWS

Anies Cabut Izin Perusahaan yang Tidak Patuh PSBB

Anies Cabut Izin Perusahaan yang Tidak Patuh PSBB
Gubernur Anies Baswedan. (Dok. Pemprov DKI)

ASKARA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui masih banyak aktivitas orang keluar masuk ibu kota lantaran perusahaannya tidak menjalankan imbauan bekerja dari rumah (work from home).   

Meski Pemprov DKI telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).

"Ini penting sekali untuk disadari. PSBB ini bukan tentang pemerintah, ini tentang melindungi warga Jakarta dan melindungi masyarakat kita dari penularan corona," ujar Anies di Balai Kota, Senin (13/4). 

"Sekali lagi saya meminta semua komponen di luar sektor-sektor yang dikecualikan supaya menaati ketentuan ini. Tidak lebih dan tidak bukan, ini untuk melindungi kita sendiri," tambahnya.

Pemprov DKI juga akan melakukan evaluasi terhadap perusahaan-perusahaan yang di luar sektor yang dikecualikan.

Diketahui, sektor-sektor yang dikecualikan adalah kesehatan, bahan pangan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar dan utilitas publik, serta industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional atau objek tertentu, dan Swasta yang melayani kebutuhan sehari-hari.

"Sektor-sektor yang dikecualikan memang bisa beraktifitas tapi di luar itu tidak bisa. Karena itu, kami berharap segera ditaati karena review akan dilakukan. Dan kami akan melakukan tindakan tegas, bisa berbentuk evaluasi atas izin-izin usaha," jelas Anies. 

"Izin-izin usahanya akan dievaluasi. Dan bila melakukan pelanggaran dan itu berulang terus maka kita bisa cabut izin usahanya," sambungnya. 

Anies berharap pencabutan izin terhadap perusahaan tidak terjadi. Oleh karena itu, pihaknya meminta agar seluruh perusahaan yang beroperasi di ibu kota dapat menaati aturan.

"Sekali lagi, ini untuk kepentingan kita melindungi segenap bangsa, khususnya masyarakat di Jakarta. Dan seluruh aparat kita akan melakukan pemantauan di lapangan, akan menegur, mengingatkan," imbaunya.

Komentar