Ini Parameter Keberhasilan Isolasi Mandiri
ASKARA - Melakukan isolasi mandiri menjadi kunci mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).
Untuk parameter keberhasilan dari isolasi mandiri ialah tanpa keluhan hingga hari terakhir masa inkubasi terpanjang yakni 14 hari.
Menurut Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto, isolasi mandiri yang dilakukan setiap individu mestinya harus melewati kurun waktu yang telah ditentukan.
"Keberhasilan itu yang pertama ialah manakala dia tanpa keluhan sampai hari terakhir isolasi," ujarnya dalam diskusi bertema Sukses Isolasi Mandiri Selama 14 Hari di Graha BNPB, Jakarta, Senin (6/4).
Sebagai contoh, bila seseorang terjangkit Covid-19 tanpa keluhan kemudian hingga hari terakhir isolasi mandiri masih tetap sehat dan tidak ada keluhan maka itu dapat dikatakan berhasil.
Bila saat awal terjangkit mengalami sedikit keluhan misalnya batuk atau demam kemudian dalam masa inkubasi tepanjang tersebut sembuh itu juga dikatakan berhasil.
"Jadi jika sampai hari terakhir tanpa keluhan berarti itu berhasil dalam konteks isolasi diri," ujar Yurianto.
Akan tetapi, pelaksanaan isolasi mandiri tetap harus diawasi oleh petugas kesehatan dari awal hingga hari terakhir.
Hal terpenting dalam isolasi mandiri itu ialah kontrol kesehatan, sehingga siapapun yang melakukannya sudah pasti berada dalam pengawasan petugas kesehatan. Kemudian setelah 14 hari akan dilakukan pemeriksaan ulang.
"Petugas puskesmas pasti sudah tahu karena selalu monitoring dan memberikan edukasi terkait Covid-19 selama 14 hari tersebut," tandas Yurianto yang juga juru bicara pemerintah untuk penanganan wabah corona.

Komentar