Rabu, 10 Juni 2026 | 04:55
NEWS

Pembekalan PPIH Ditunda, Kemenag Siapkan Skema Alternatif

Pembekalan PPIH Ditunda, Kemenag Siapkan Skema Alternatif
Ilustrasi jemaah haji. (Merdeka)

ASKARA - Pandemi virus corona (Covid-19) belum mereda, Kementerian Agama memutuskan menunda pengumuman seleksi dan pembekalan petugas haji yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun 2020. 

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Nizar mengatakan, keputusan tersebut diambil dengan melihat kondisi darurat Covid-19 yang saat ini berkembang. 

"Kami memutuskan untuk menunda pengumuman seleksi dan pembekalan petugas haji PPIH Arab Saudi," katanya kepada media, Senin (6/4). 

Hal itu sesuai dengan arahan Menteri Agama Fachrul Razi yang tidak memperkenankan adanya kegiatan dengan jumlah peserta yang banyak guna mencegah penyebaran virus corona. 

Sedianya pengumuman seleksi petugas PPIH Arab Saudi 2020 akan disampaikan hari ini. 

Nizar menjelaskan, PPIH Arab Saudi yang biasa dikenal dengan petugas haji non kloter merupakan salah satu unsur petugas yang ada dalam penyelenggaraan haji. 

Program Pelatihan PPIH Arab Saudi sendiri rencananya akan diikuti oleh sekitar 1.200 petugas dengan waktu 10 hari.

"Dengan kondisi saat ini, tentunya hal tersebut tidak memungkinkan. Oleh karena itu, kami pun menyiapkan beberapa skema alternatif pelatihan petugas haji," jelas Nizar. 

Seperti menyiapkan skema pelatihan petugas haji secara daring dengan dikombinasikan materi praktik. Untuk sejumlah materi yang memerlukan praktik akan dilakukan pembekalan singkat, sementara materi bersifat teori dan pemahaman dapat dilakukan secara daring. 

"Jadi jika kepastian penyelenggaraan haji diumumkan pemerintah, Kerajaan Arab Saudi dalam waktu yang berdekatan dengan pelaksanaan maka kami akan melakukan kombinasi pelatihan," ujar Nizar. 

Skema ini dilakukan untuk memastikan seluruh petugas haji Indonesia memiliki persiapan yang paripurna untuk melayani para tamu-tamu Allah. 

"Kami berkomitmen untuk tetap mempersiapkan calon petugas haji dengan sebaik-baiknya, meskipun dalam kondisi darurat saat ini. Karena petugas haji, adalah salah satu faktor utama keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji," jelas Nizar.

Komentar