Capai 971 Kasus, Penyebaran Corona Paling Banyak di Jakarta
ASKARA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Wabah Corona, Achmad Yurianto, telah mengumumkan bahwa hari ini, Jumat (3/4).
Jumlah kasus positif virus corona telah mencapai 1.986 orang. Kasus yang pulih sebanyak 134 orang dan yang meninggal dunia 181 orang.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Wabah Corona Achmad Yurianto mengatakan, terdapat penambahan kasus baru yang dicatat sejak Kamis (2/4) pukul 12.00 WIB.
"Kasus konfirmasi positif yang baru sebanyak 196 kasus sehingga menjadi 1.986 kasus," ujar Yuri, melalui live streaming di Graha BNPB, Jakarta Timur.
Jumlah penambahan kasus positif corona di 32 provinsi dengan jumlah total masing-masing daerah, yakni di Aceh 5 kasus, Bali 27 kasus, Banten 170 kasus, Bangka Belitung 2 kasus, Bengkulu 1 kasus, Yogyakarta 27 kasus, DKI Jakarta 971 kasus, Jambi 2 kasus, Jawa Barat 225 kasus, Jawa Tengah 114 kasus, Jawa Timur 155 kasus, Kalimatan Barat 10 kasus, Kalimantan Timur 22 kasus, Kalimantan Tengah 12 kasus, Kalimantan Selatan 8 kasus, Kalimantan Utara 8 kasus.
Kemudian Kepulauan Riau 8 kasus, Nusa Tenggara Barat 7 kasus, Sumatera Selatan 12 kasus, Sumatera Barat 8 kasus, Sulawesi Utara 3 kasus, Sumatera Utara 22 kasus, Sulawesi Tenggara 6 kasus.
Selain itu Sulawesi Selatan 82 kasus, Sulawesi Tengah 4 kasus, Lampung 12 kasus, Riau 10 Kasus, Maluku Utara 1 kasus, Maluku 1 kasus, Papua Barat 2 kasus, Papua 16 kasus, Sulawesi Barat 1 kasus, dan 31 kasus masih diverifikasi di lapangan
Adapun jumlah kasus yang pulih dengan jumlah total masing-masing daerah, yakni Bali 10 kasus Banten 7 kasus, Yogyakarta 1 kasus, DKI Jakarta 52 kasus, Jawa Barat 12 kasus, Jawa Tengah 11 kasus, Jawa Timur 25 kasus, Kalimantan Barat 2 kasus, Kalimantan Tengah 2 kasus, Nusa Tenggara Barat 2 kasus, Sulawesi Utara 1 kasus, Sulawesi Selatan 4 kasus, Riau 1 Kasus, Maluku 1 kasus, dan Papua 3 kasus.
Sementara itu, jumlah kasus meninggal dunia dengan jumlah total masing-masing daerah, yakni Bali 2 kasus, Banten 14 kasus, Bangka Belitung 1 kasus, Bengkulu 1 kasus, Yogyakarta 3 kasus, DKI Jakarta 90 kasus, Jawa Barat 25 kasus, Jawa Tengah 18 kasus, Jawa Timur 11 kasus, Kalimantan Barat 2 kasus, Kalimantan Timur 1 kasus, Kepulauan Riau 1 kasus, Sumatera Selatan 2 kasus, Sumatera Utara 3 kasus, Sulawesi Selatan 5 kasus, Lampung 1 kasus, dan Papua Barat 1 kasus.

Komentar