Kamis, 04 Juni 2026 | 06:46
NEWS

411 Pasien Dirawat di Wisma Atlet, Berikut Rinciannya

411 Pasien Dirawat di Wisma Atlet, Berikut Rinciannya
Wisma Atlet Kemayoran (Suara.com/Adit Rianto)

ASKARA - Rumah Sakit Darurat di Wisma Atlet Kemayoran terus menerima sejumlah pasien baik terkait virus corona, baik pasien yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), maupun yang positif.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya Yudo Margono mengatakan, hingga Senin (30/3) pukul 08.00 WIB, RSD Wisma Atlet Kemayoran telah menerima dan merawat sebanyak 411 orang. 

Dari jumlah tersebut, pasien pria sebanyak 252 orang dan 159 wanita. Sementara berdasarkan klasifikasi statusnya, yang positif sebanyak 92 orang, PDP 230 orang, dan ODP sebanyak 89 orang.

Sebelumnya, Yudo mengonfirmasi dua orang meninggal dunia pada Minggu (30/3), yakni wanita berusia 72 tahun dan pria 47 tahun. Namun, Yudo tidak mengungkapkan detail kedua jenazah tersebut sebelumnya mengalami OPD atau PDP. 

Yudo mengatakan, kedua jenazah tersebut menjadi kejadian kali pertama kasus meninggal dunia dari RSD Wisma Atlet sejak dibuka pada satu pekan yang lalu. 

"Iya, itu baru pertama," tutur Yudo saat dihubungi Askara, Senin pagi (30/3).

Rencananya kedua jenazah tidak akan singgah di rumah duka masing-masing terlebih dahulu, melainkan langsung dilakukan prosesi pemakaman.

"Langsung dimakamkan," ucapnya. 

Komandan Satuan Tugas Kesehatan RS Darurat Covid-19, Brigjen TNI dr. Agung Hermawanto merinci, kedua pasien tersebut yakni Ny. S (72 th) yang meninggal dunia pada pukul 11.10 WIB, masuk RSD sejak hari Kamis, 26 Maret 2020 pukul 20.23 WIB. Tim medis telah melakukan berbagai upaya, namun nyawanya tidak tertolong.

Kemudian, Bpk. H (47 th) yang meninggal dunia pada pukul 14.34 WIB pasien baru masuk RSD pukul 10.55 atau baru 4 jam di RSD. Penyebab kematian cardiac arrest (henti jantung), walaupun tim medis telah mengupayakan resitasi jantung paru.

"Jenazah telah dibawa keluar dari RSD untuk dimakamkan. Dan pemakaman jenazah dilaksanakan sesuai protokol positif Covid-19," kata Agung.

Komentar