Selasa, 09 Juni 2026 | 08:45
NEWS

Harga Gula Merangkak, Polisi Usut Dugaan Penimbunan

Harga Gula Merangkak, Polisi Usut Dugaan Penimbunan
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana memberikan keterangannya di sela sidak di Pasar Palmerah. (Askara/Dhika Alam Noor)

ASKARA - Polda Metro Jaya melakukan inpeksi mendadak bahan pangan pokok di Pasar Palmerah, Jakarta Barat. 

Dengan fokus memantau harga berbagai jenis kebutuhan pangan pokok seperti beras, minyak goreng dan gula. Dalam diketahui bahwa harga gula pasir merangkak naik. 

Untuk itu, Kepala Polda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengintruksikan jajarannya untuk menyelidiki penyebab kenaikan harga gula pasir di tengah pandemik virus corona (Covid-19). 

"Gula ada kenaikan, ini akan jadi perhatian kami. Satgas pangan akan melakukan upaya dan penyelidikan langkanya gula," ujarnya, Jumat (20/3).

Irjen Nana menduga naiknya harga gula lantaran ada aksi penimbunan. Karenanya, distributor dan pedagang diimbau untuk tidak menimbun bahan sembako dengan tujuan spekulasi harga. 

"Mungkin ada penimbunan atau hal lain. Oleh karena itu distributor dan spekulan tidak menimbun. Kami akan tindak tegas yang memanfaatkan kondisi ini," jelasnya. 

Umumnya harga gula pasir berkisar Rp 12.500 per kilogram tapi sekarang mencapai Rp 18 ribu per kilogram. Karena kelangkaan, pemerintah sudah mengadakan upaya pendistribusian dari Lampung.

"Meningkat sampai Rp 16-18 ribu. Meningkat sangat signifikan. Ini karena langka dan stoknya di pasar berkurang," ujar Irjen Nana. 

Kepolisian bersama intansi terkait juga melakukan operasi pasar setiap hari. Ada sekitar 10 ton gula yang didistribusikan ke setiap pasar. Hal itu akan berlaku sampai menjelang Lebaran 2020.

"Ini keterangan dari distributor Gulaku. Ini akan berpindah-pindah lokasi operasi pasarnya," tutur Irjen Nana. 

Sementara, untuk ketersediaan jenis pangan pokok lainnya masih aman. Maka itu, masyarakat tidak perlu melakukan belanja kebutuhan secara berlebihan. 

"Kami mengedepankan beberapa bahan pangan yang dibutuhkan masyarakat dalam operasi pasar. Beras, gula, minyak goreng, dan tepung terigu. Di sini harga masih stabil dan stok cukup," tandas Irjen Nana.

Komentar