Inilah Jaman Pagebluk
ASKARA: Kita akan kembali mengalami jaman pagebluk, jaman yang dialami dan dirasakan setiap masa dua, tiga abad satu kali. Dalam bahasa Jawa kuno pageblug artinya adalah wabah penyakit epidemi menular yang berbahaya.
Banyak yang berkonotasi negatif, bahwa ini adalah ulah mahluk jahat yang kasat mata yang menyerang dunia manusia. Tetapi saya memaknainya berbeda, bahwa pagebluk adalah mahluk Tuhan berupa virus atau epidemi penyakit yang mewabah. Mereka adalah alat Tuhan untuk memberi pelajaran dan peringatan kepada manusia. Salah satu cara Tuhan untuk menyeimbangkan kembali antara manusia dan alam semesta raya.
Muncul dan merebaknya virus atau pagebluk inipun sebenarnya akibat ulah manusia itu sendiri yang sudah melampaui batas yang sudah keluar dan melanggar dari batas-batas fitrah itu sendiri. Seringkali ulah manusia itu sendiri lah yang sebenarnya sering mengacaukan keseimbangan antara manusia dengan alam, semesta alam dan hukum Ketuhanan.
Awal mula munculnya pagebluk atau
Tuhan sengaja turunkan tentaranya yang paling kecil tapi mampu mengacaukan seluruh dunia, mampu menghentikan jalur perekonomian dunia, mampu menghentikan aktifitas kerja, pendidikan dan membuat sunyi seluruh bandara dan pusat transportasi di seluruh dunia, seluruh manusia bagaikan sedang di teror dengan sesuatu yang kasat mata.
Sebenarnya kita sebagai insan yang Berketuhanan janganlah takut kepada virus tapi takutlah kepada yang menciptakan virus tersebut. Mohon kepada Allah agar virus tidak mengenai diri kita dan keluarga kita itu yang benar.
Tindakan preventif menjaga kondisi tubuh tetap fit, bersih menjaga kesucian badan dan hati mendekatlah diri kepada Allah itulah yang perlu ditingkatkan bukan sikap ketakutan yang ghuluw (berlebih-lebihan).
Pagebluk adalah suatu wabah epidemi yang dilakukan oleh mahluk Allah yang sangat kecil tapi mahluk ini sangat taat kepada Tuhannya. Dia hanya menyerang kepada manusia yang telah Allah tetapkan saja untuk terkena, tidak kepada semua manusia.
Ingat dia adalah mahluk Tuhan berupa virus kecil dia hanya menyerang kepada yang telah di perintahkan kepadanya saja. Dia tidak akan hinggap kepada manusia yang tidak diperintahkan Allah untuk dihinggapinya.
Mulai sekarang perbanyaklah mendekatkan diri kepada Allah dengan meminta perlindungan dari penyakit yang mewabah, menjaga daya tahan tubuh dan selalu bersuci dengan air. Jagalah kondisi supaya tetap fit dan perbanyak bersuci dan ibadah, itu adalah perintah Allah dan Rasulnya, Insya Allah tidak akan ditempeli mahkluk virus ini.
Karena wabah pagebluk ini tidak akan sampai mengenai seorang yang selalu menjaga kebersihan, menjaga kesehatan tubuh dan selalu bersuci dengan air, beribadah dan berdoa. Virus itu lebih tahu kemana saja dia terbang diperintah Tuhannya untuk menempel ke tubuh manusia. Allah lebih tahu mana-mana saja diantara hambanya yang lebih pantas untuk terkena tentara Tuhan berupa virus epidemi ini.
Doa terhindar dari penyakit yang mewabah:
Kanjeng Nabi Shalallahu alaihi wasalam mengajarkan baca doa ini disetiap pagi dan petang apabila ada wabah epidemi yang sedang melanda..Bismillahil ladzi la Yadhurru ma’asmihi syai’un fil Ardhi wa laa fis sama’i wa huwas sami’ul ‘alim (3x). Dengan nama Allah Yang bersama NamaNya tidak ada sesuatu apa pun yang akan membahayakan di langit dan dibumi. Dialah Maha Medengar lagi maha Mengetahui.
Allahumma ‘afini fi badani. Allaahuma ‘afini fi sam’i (3x). Ya Allah, selamatkanlah tubuhku ini dari penyakit yang tidak kuinginkan.bYa Allah, selamatkanlah aku dari penyakit dan maksiat yang tidak kuinginkan.
Kanjeng Senopati
(K.RMH. Tommy Wibowo Hamidjoyo.SE)

Komentar