Kamis, 09 Juli 2026 | 07:38
NEWS

Roy Suryo Soal Penanganan Corona, Apresiasi dan Sebut Pemerintah Kedodoran

Roy Suryo Soal Penanganan Corona, Apresiasi dan Sebut Pemerintah Kedodoran
Roy Suryo. (Tempo/Aditia Noviansyah)

ASKARA - Jumlah pasien positif virus corona bertambah. Semula dua orang, kini menjadi 19 orang. Namun, keseriusan pemerintah menangani virus corona tak luput dari kritik berbagai pihak. 

Politikus Demokrat Roy Suryo menilai, upaya pemerintah dalam penanganan dampak virus corona kurang maksimal. Tercermin adanya kesalahan informasi yang disampaikan para pimpinan lembaga.

"Rezim ini tampak tergagap-gagap menghadapi berbagai persoalan, termasuk kasus virus corona ini. Banyak miskomunikasi sampai insubkoordinasi sehingga masyarakat memang bisa menilai sendiri bagaimana yang terjadi," kata Roy Suryo kepada Askara, Selasa (10/3).

Kendati demikian, langkah tepat diambil pemerintah dengan pemulangan ratusan warga Indonesia dari Kota Wuhan, China beberapa waktu lalu. Berbeda halnya saat ditemukan dua kasus positif virus corona. 

"Secara obyektif saat pemulangan 238 WNI dari Wuhan yang dikarantina di Natuna itu bagus, saya apresiasi juga di Twitter. Tapi malahan setelah ada 2 kasus pertama tampak kegagapan tersebut dan masyarakat bisa melihat dengan nyata hal itu," ujarnya.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga menyebut masyarakat merasakan sekali dampaknya dari corona. 

"Bukan hanya saya yang menilai, bisa tanyakan ke sampel masyarakat bagaimana public speaking pemerintah sangat kedodoran dalam menangani Covid-19 ini," cetusnya. 

Sebelumnya, Roy memuji kejujuran Kementerian Kesehatan yang mengumumkan pasien positif virus corona di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Roy dalam unggahan di akun Twitter pribadinya, @KRMTRoySuryo2, pada Senin (2/3).

"Meski disinyalir indikasinya sudah ada, namun kejujuran Kemenkes & Presiden Jokowi bisa diapreasiasi. Perlu diimbangi peningkatan kewaspadaan semua wilayah +62 (Indonesia)," cuit Roy.

Komentar