Kamis, 11 Juni 2026 | 13:27
NEWS

RSPI Sulianti Saroso Kembali Terima Pasien Terduga Corona, Satu Orang WNA

RSPI Sulianti Saroso Kembali Terima Pasien Terduga Corona, Satu Orang WNA
Direktur Utama RSPI Prof Dr Sulianti Saroso, Mohammad Syahril (Askara/Aprilia Rahapit)

ASKARA - Dua orang yang terindentifikasi positif virus corona (Covid-19) sedang ditangani Rumah Sakit Penyakit Inspeksi (RSPI) Sulianti Saroso. Tak hanya itu, RS tersebut juga sedang melakukan pengawasan enam orang lainnya. 

Dua dari enam orang tersebut dinyatakan bebas dari corona dan sudah pulang. Kedua merupakan tukang kebun serta asisten rumah tangga dari pasien yang positif corona. 

"Tukang kebun dan pembantu itu sudah pulang dan memang tidak diisolasi atau negatif," ungkap Direktur Utama RSPI, Prof Dr Sulianti Saroso, Mohammad Syahril di RSPI Prof dr Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Selasa (3/2). 

Setelah menerima dua pasien pasitif corona pada Minggu (1/3), enam orang lainnya datang secara bertahap hingga pagi tadi, Selasa (3/3).

Enam orang tersebut merupakan orang yang kontak langsung dengan pasien yang positif corona. Sementara tiga lainnya rujukan dari rumah sakit lain, salah seroang di antaranya adalah WNA.

"Tadi malam kan ada empat masuk, tiga orang kontak langsung, satu bukan karena habis bepergian dari negara lain. Nah, pagi ini ada lagi dua orang itu rujukan dari rumah sakit," ujarnya.

Namun, Syahril tidak menjelaskan asal negara WNA tersebut.

"Ada, dari rujukan, dari salah satu rumah sakit di Jakarta, saya enggak bisa sebut asalnya," kata dia.

Saat ini, kata Syahril, pihaknya tengah memeriksa enam orang tersebut, ditargetkan hasil pemeriksaan bisa diketahui, Rabu pagi (4/3). 

"Iya sama, hari (ini) langsung diperiksa. Dan besok pagi sudah ada hasilnya ya. Dan yang kemarin masuk dua besok juga hasilnya," ujarnya.

Masa pemeriksaan selama dua hari akan menentukan orang dalam pengawasan diperiksa kembali atau tidak. Jika negatif, diperlukan waktu pemantauan kembali selama lima hari untuk memastikan negatif dari gejala virus tersebut, diperiksa kembali lalu diperbolehkan pulang. 

"Begitu dia positif, kita akan periksa lagi lima hari. Nanti dia negatif. Periksa lagi, negatif. Baru bisa pulang. Karena kepulangan itu, satu kalau dia negatif, kedua kalau sudah tidak ada gejala, setelah lima hari kita periksa ulang," tandasnya. 

Komentar