Doa dan Sejuta Masker untuk warga Wuhan
ASKARA - Virus corona masih mengintai masyarakat dunia, maka itu Aliansi Masyarakat Peduli Wuhan (AMPW) menggelar kegiatan untuk memberikan dukungan moral bagi warga Kota Wuhan, Tiongkok.
Ketua AMPW Ardy Susanto mengatakan, kegiatan yang digelar bentuk kepedulian terhadap sesama. Untuk
memberikan semangat supaya mereka tetap bisa melalui masa-masa sulit.
"Kami bikin doa bersama. Kami ingin menunjukkan kepada teman-teman yang lagi berjuang di sana bahwa mereka tidak sendiri," ujarnya dalam acara Spirit For Wuhan di Food Street, PIK, Jakarta Utara, Jumat malam (21/2).
Menurut Ardy, persiapan penyelenggaraan kegiatan cukup singkat yaitu hanya tiga hari. Namun dukungan terhadap kegiatan sosial itu terus berdatangan dari organisasi lintas agama seraya memanjatkan doa bersama bagi korban terdampak virus corona.
"Yang kontak untuk ikut bergabung di sini ada 58 organisasi masyarakat, sehingga dukungan ini begitu besar dan luas. Kita mengadakan donasi sejuta masker untuk Wuhan," katanya.
AMPW bakal berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Tiongkok jika donasi sudah terkumpul semua. Rencananya pengumpulan dana dan masker berlangsung selama tujuh hari.
"Yang mereka butuhkan saat ini bukan dana tapi memang adalah benar-benar barang. Hari ini mungkin hampir satu miliar orang menggunakan masker semuanya," kata Ardy.
Kebutuhan masker tentu spesifikasinya menyesuaikan penggunaannya, ada yang tiga lapis dan semacamnya. Pihak panitia optimis target sejuta masker terpenuhi.
"Kita juga minta agar harga masker tidak terlalu mahal karena ini boleh dibilang dalam kondisi yang sangat sulit. Jadi kita harus bisa bergandengan tangan demi kemanusiaan," tutur Ardy.
Politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait mendukung kegiatan kemanusiaan tersebut. Mengingat, membantu terhadap sesama tidak perlu memandang suku, ras dan agama. Namun, ia menenkankan agar dana yang terkumpul bisa disampaikan ke publik.
"Tunjukanlah kemanusiaan kita untuk semua manusia dan bangsa tanpa membedakan agama. Saya kira cara kecil ini bisa menjadi contoh," jelasnya.
Ajang pengumpulan dana turut dihadiri pemuka agama dari Majelis Agama Buddha Mahayana, Pemuda Katolik, Serikat Pejalar Muslimin Indonesia dan Gerakan Pemuda Ansor. Serta beberapa artis dan penyanyi.

Komentar