Antisipasi Virus Corona dengan Vitamin C
ASKARA - Mengantisipasi penularan virus corona salah satunya dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C.
Vitamin C dapat mendukung sistem kekebalan tubuh dalam melawan beragam jenis penyakit, termasuk virus corona.
Wabah virus corona terus menjadi bahan pembicaraan publik dunia karena penyebarannya yang begitu cepat dari Kota Wuhan, Tiongkok. Virus corona atau 2019n-CoV adalah virus yang menyerang dan menyebabkan infeksi pada hidung, sinus, serta sistem saluran napas atas.
Gejala virus corona mirip seperti flu dan batuk biasa. Ketika daya tahan tubuh melemah, virus dapat mengembangkan gejala yang lebih serius, seperti bronkitis dan pneumonia.
Di sini vitamin C berperan penting dalam melawan virus maupun bakteri. Salah satunya untuk mencegah tertular virus corona.
1. Menjaga daya tahan tubuh
Setiap penyakit yang masuk disebabkan oleh daya tahan tubuh melemah. Kekurangan vitamin C bisa menjadi alasan seseorang mudah sakit. Umumnya vitamin C digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dalam mencegah infeksi penyakit apapun.
Peran Vitamin C pada sistem kekebalan tubuh adalah meningkatkan kinerja sel Natural Killer untuk mencari dan membunuh sel kanker atau sel lain yang bisa membahayakan tubuh. Vitamin C juga berfungsi mendukung kerja neutrofil, sel pertama dari sistem kekebalan tubuh yang merespons dengan cara menyerang bakteri atau virus.
Kemudian, Vitamin C akan membantu meningkatkan kinerja limfosit dalam melacak virus dan bakteri yang bisa mengancam kesehatan tubuh. Limfosit sendiri merupakan adalah sel darah putih yang penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Vitamin ini juga sangat ampuh dalam membentuk antibodi yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh.
2. Membantu penyembuhan batuk pilek dan flu
Vitamin C dapat mendukung penyembuhan batuk pilek dan flu dengan mencegah komplikasi serius. Dalam beberapa kasus, batuk pilek dan flu biasa dapat berkembang menjadi pneumonia dan infeksi paru-paru. Namun, vitamin C bisa menurunkan risiko pengembangan gejala penyakit tersebut.
3. Memperbaiki jaringan tubuh yang rusak
Tidak cuma untuk kesehatan kulit, vitamin C juga dapat memperbaiki jaringan yang rusak. Misalnya, berperan dalam penyembuhan luka. Di samping itu, kandungan vitamin tersebut dapat merawat kesehatan tulang rawan, tulang, dan gigi.
4. Menangkal radikal bebas
Vitamin C mengandung antioksidan yang mampu menangkal dampak buruk radikal bebas. Terutama untuk orang yang tinggal di perkotaan, polusi asap kendaraan dan asap rokok jadi masalah utama.
Radikal bebas berkontribusi terhadap pengembangan penyakit seperti kanker, gangguan jantung, dan artritis. Maka vitamin C menjadi kunci untuk melindungi tubuh dari serangan penyakit secara umum. Begitu juga mencegah infeksi virus corona.
Melawan dan mencegah virus corona
Mencegah virus corona dapat dimulai dari diri sendiri. Untuk yang dalam waktu dekat akan bepergian ke luar negeri kini tak harus takut lagi akan ancaman virus corona.
Berikut tips untuk mengantisipasi virus corona;
1. Konsumsi vitamin C yang bisa bertahan 24 jam
Konsumsi vitamin C dapat menguatkan daya tahan tubuh. Penularan dan infeksi virus corona terkait erat dengan daya tahan tubuh rendah.
Konsumsi vitamin C dapat dipenuhi dari berbagai sumber alami seperti jeruk, brokoli, tomat, bayam, dan kol. Namun seringkali kandungan vitamin C di dalam sayuran dan buah sudah tidak optimal lagi. Untuk bantu memenuhi kebutuhan vitamin C bisa dengan mengonsumsi suplemen vitamin C.
Asupan harian vitamin C perempuan dewasa yang dianjurkan sebanyak 75 miligram dan 90 miligram untuk laki-laki dewasa. Dosis harian bisa ditambah jika kondisi tubuh sedang memerlukan vitamin c lebih banyak selama di bawah batas aman 2000 miligram per hari.
Beberapa jenis virus dapat bertahan hidup di permukaan benda yang keras selama 24 jam. Kondisi ini membuat kita beresiko besar untuk terinfeksi virus yang menempel pada permukaan benda. Karena itu, pilihlah suplemen vitamin C jenis Ester C yang mampu bertahan 24 jam di dalam tubuh. Suplemen jenis Ester C juga lebih tidak perih di lambung dibanding jenis suplemen vitamin C lainnya.
2. Menggunakan masker
Virus corona dapat menular dengan mudah melalui batuk atau sentuhan tangan yang telah terkontaminasi. Sebelum bepergian ke luar negeri perlu siap sedia masker untuk pelindung hidung dan mulut. Memakai masker menjadi langkah preventif mencegah penularan virus corona.
3. Menjaga kebersihan diri
Mencuci tangan adalah upaya sederhana untuk mencegah diri dari serangan penularan penyakit, termasuk virus corona. Usahakan tidak menyentuh mata, hidung atau mulut sebelum cuci tangan.
Cuci tangan sangat baik dilakukan sebelum makan, setelah ke toilet, membuang ingus, batuk atau bersin. Bila tidak memungkinkan untuk cuci tangan, gunakan hand sanitizer dengan kadar alkohol 60 persen.
Terakhir sebisa mungkin, hindari ke luar ruangan jika merasa tidak enak badan. Oleh karena sistem imunitas yang rendah saat sakit bisa membuka peluang penularan virus corona.

Komentar