Desa Cahaya di Tengah Ubi Cilembu
ASKARA - YBM PLN kembali menggandeng LAZ Al Azhar meluncurkan program Desa Cahaya.
Kali ini program Desa Cahaya hadir bagi masyarakat Dusun Lebak Jawa, Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Program yang merupakan replikasi dari pengembangan konsep Desa Gemilang.
Cilembu mungkin kata yang tidak asing lagi terdengar di telinga sebagian masyarakat Indonesia. Desa ini merupakan desa penghasil ubi yang terkenal dengan rasa enak dan manisnya. Desa Cilembu memiliki luas wilayah 352 hektare yang terdiri dari hamparan lahan pertanian, perkebunan, ladang, persawahan dan premukiman.
Kick Off Desa Cahaya dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Ummat YPI Al Azhar Damarachmad Setiobudi pada Kamis lalu (30/1).
''Saya harapkan setelah adanya kick off semua lapisan masyarakat dapat bergerak bersama-sama dalam mewujudkan Indonesia Gemilang. Layaknya permainan sepak bola semua pemain akan bergerak di posisinya masing-masing setelah dilaksanakan kick off,'' jelasnya.
Kepala Unit PLN Transmisi Jawa Bagian tengah Deden mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen tidak hanya menjadi penerang bagi tempat dan bangunan tetapi juga ingin menerangi masyarakat baik dari sisi agama, ekonomi, dan wawasan.
Selain peresmian Desa Cahaya, juga dilakukan pelepasan Dasamas (Dai Sahabat Masyarakat) yaitu Kang Kirman. Pemuda asal Tasikmalaya itu akan bertugas untuk mendampingi masyarakat baik dari sektor ekonomi, sosial dan agama. Dasamas akan menjadi rekan masyarakat yang mengawal, mendampingi dan mendorong pencapaian hasil optimal. Dengan memanfaatkan instrumen yang tersedia seperti saung cahaya yang akan digunakan sebagai pusat interaksi dan edukasi masyarakat.
Desa Cahaya sendiri memiliki arti cakap, agamis, sehat, dan berdaya. Dengan tujuan untuk mewujudkan masyarakat secara komprehenshif, terukur, dan berkelanjutan berbasis potensi lokal, serta berwawasan luas melalui teknologi informasi audio dan visual.

Komentar