Perbaikan Infrastruktur Harus Dibarengi dengan Fasilitas Transportasi Wisata
ASKARA - Industri pariwisata merupakan salah satu sektor penting yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Industri transportasi jadi sektor yang berkaitan untuk memberi dampak terhadap laju ekonomi.
Hal itu termasuk salah satu dari 25 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas yang tercantum dalam Rencana Strategis Kementerian Pariwisata 2015- 2019 yang ditetapkan 10 KSPN Prioritas oleh Kemenko Maritim dan Sumber Daya. Kemudian, dikerucutkan kembali menjadi 5 KSPN Prioritas, lalu difokuskan pada 3 KSPN Prioritas sampai dengan tahun 2019.
Kementerian PUPR melalui Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) sedang menyusun Masterplan Pengembangan KSPN Danau Toba, Borobudur dan Mandalika melalui pinjaman dari Bank Dunia.
Selain 3 KSPN Prioritas tersebut, berdasarkan arahan Rencana Kerja Pemerintah 2019 terdapat 4 KSPN Prioritas tambahan yang perlu didukung antara lain KSPN Labuan Bajo, Wakatobi, Bromo-Tengger-Semeru dan Tanjung Kelayang.
Pengamat transportasi, Djoko Setijowarno menyatakan, untuk menyediakan infrastruktur yang baik, dibutuhkan peran pemerintah daerah maupun kementerian terkait. Sehingga memudahkan para wisatawan mengakses kawasan pariwisata.
"Dengan meningkatnya kualitas infrastruktur, diharapkan jumlah wisatawan mancanegara maupun domestik dapat meningkat di tiap tahunnya," ujar Djoko, Jumat (31/1).
Sementara itu, pemerintah harus membangun rute-rute jaringan fasilitas transportasi umum, baik kereta maupun bus umum menuju lokasi wisata itu. Rute tersebut awalnya dapat dikenakan tarif subsidi untuk menarik penumpang.
"Setelah mencapai demand yang mencukupi, tarif subsidi dihilangkan menjadi tarif komersial," kata Djoko.
Menurutnya, kelemahan menuju akses wisata di Indonesia ialah kurang tersedianya fasilitas transportasi umum. Akibatnya, pelancong membawa kendaraan pribadi.
"Lain halnya berwisata di mancanegara, menuju destinasi wisata ada pilihan kereta, bus, atau taksi," ucap Djoko.
"Sudah saatnya perbaikan infrastruktur jalan, dapat dibarengi penataan fasilitas transportasi umum ke lokasi destinasi wisata," tambahnya.

Komentar