Air Terjun Waimarang Sungguh Mempesona
ASKARA - Pariwisata di Sumba tengah menggeliat. Berbagai obyek wisata menarik patut dikunjungi di pulau yang termasuk Provinsi Nusa Tenggara Timur ini. Pulau Sumba memiliki dua bandara, yakni Bandara Waikabubak, di Tambolaka, Sumba Barat Daya dan Bandara Umbu Mehang Kunda di Waingapu, Sumba Timur.
Kebanyakan wisatawan memilih bandara berbeda untuk datang dan pulang. Sebab pilihan bandara juga menentukan rute wisata di Sumba yang terbagi menjadi empat kabupaten.
Salah satu obyek wisata yang menarik wisatawan domestik dan manca negara adalah Air Terjun Waimarang di Desa Waimarang, Melolo, Kelurahan Watu Hadang, Kecamatan Umalulu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Air terjun ini dapat ditempuh selama 2 jam dari Kota Waingapu. Perjalanan dari Kota Waingapu menuju Waimarang akan melewati jalan beraspal yang cukup bagus.
"Jalanan ini baru selesai diaspal sekitar bulan November tahun 2019," ujar Abraham Kale lLmi yang mengantarkan kami.
Memasuki perkampungan Waimarang jalanan masih sepi dan belum diaspal, namun jalanan tanah sudah mulai dikeraskan. Di kiri kanan jalan tampak pemandangan rumah tradisional dan juga pemandangan bukit hijau mempesona yang membuat kita ingin turun dari kendaraan untuk mengambil foto.
Lokasi air terjun Waimarang sendiri berada di sebuah lembah yang jaraknya sekitar 25 menit berjalan kaki dari tempat parkir kendaraan atau dari warung tempat orang tua Erick Hapu si penemu air terjun Waimarang.
Di musim hujan ini, untuk menuju air terjun harus ekstra hati-hati karena melewati tanah hitam yang berlumpur, menuruni lereng lembah dan melintasi sebuah sungai dengan meniti bebatuan sambil berpegangan bambu yang sudah disiapkan oleh ayah Erick di sepanjang lintasan menuju air terjun.
Perjuangan trekking yang cukup melelahkan dan penuh rintangan akan lunas terbayar ketika sampai di air terjun. Keindahan dan kesegaran Air Terjun Waimarang akan membuat lelah kita hilang seketika dan lupa diri untuk segera berendam atau berenang di kolam alami yang dikelilingi batu cadas.
Seorang wisatawan asal New Zealand langsung membuka baju dan melompat dari bibir tebing ke kolam alami yang memiliki kedalaman sekitar 5 meter. Dia pun berenang menuju air terjun untuk merasakan guyuran air di kepala sambil berpegangan pada sisi tebing.
"Air terjun Waimarang dikenal sebagai air terjun paling indah di Sumba. Hal ini karena lokasinya unik berada dalam mangkuk alami yang sangat tersembunyi," jelas Abraham.
Untuk dapat masuk ke air terjun ini tidak perlu bayar, cukup bayar parkir mobil sebesar Rp.20.000. Dan jika mau mandi bersih-bersih usai dari air terjun, disiapkan MCK yang terawat dengan baik dengan membayar Rp.5.000.
Meski jalurnya sulit dan terjal untuk pergi dan kembali, keindahan air terjun Wai Mara memang luar biasa dan sangat berbeda dengan air terjun dimanapun, karena letaknya yang tersembunyi di dalam hutan, serta airnya bewarna hijau tosca.

Komentar