Jajaran Divisi Infanteri 1 Kostrad Gelar Latihan Penanggulangan Bencana Alam
Purwakarta: Dalam rangka mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana yang ada di Indonesia, Prajurit TNI dari jajaran Divisi Infanteri 1 Kostrad menggelar simulasi latihan penanggulangan bencana alam, Senin, 9 September 2019.
Latihan penanggulangan bencana alam ini secara resmi dibuka oleh Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 1 Kostrad Mayjen TNI H. Agus Rohman di Lapangan Pasopati Yon Armed 9/2/1 Kostrad.
Dalam arahannya, Agus menegaskan bahwa latihan ini dilaksanakan untuk mendapatkan gambaran kesiapsiagaan prajurit dalam operasionalnya menghadapi bahaya bencana alam yang terjadi. Dengan begitu, prajurit TNI siap membantu penanggulangan bencana.
Tujuan digelarnya latihan ini, kata Agus, untuk meningkatkan kemampuan serta kerja sama antara instansi terkait agar selaras dalam rangka penanganan bencana dapat dihadapi.
“Bencana alam merupakan peristiwa yang luar biasa yang dapat menimbulkan kerugian, baik materil maupun jiwa,” kata Agus.
Latihan penanggulangan bencana alam ini sangat penting termasuk bagi seluruh lapisan masyarakat. “Diharapkan dapat membuka wawasan serta pengetahuan mengenai resiko terhadap bahaya dampak yang ditimbulkan serta penanggulangan bencama alam,” jelasnya.
Dalam simulasi latihan penanggulangan bencana alam, diskenariokan di suatu perkampungan sedang terjadi kebakaran hutan yang menyebabkan pemukiman warga ikut terbakar.
Kesiapan dan kesiapsiagaan prajurit TNI beserta Polri, Damkar, Basarnas, dan instansi terkait lainnya sangat dibutuhkan untuk menanggulangi bencana tersebut, termasuk proses evakuasi dan penanganan kebakaran yang cukup sulit, sehingga membutuhkan kecepatan dalam menangani bencana.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut diantaranya seluruh jajaran Divisi Infanteri 1 Kostrad, Polres, Satpol PP, Damkar, Basarnas, dan para pejabat TNI-Polri wilayah Purwakarta.

Komentar