Jasa Francis Turner Palgrave
OLEH: JAYA SUPRANA
ASKARA - Jika kamu pernah membaca puisi Inggris dan merasa "indah sekali", kamu berhutang pada satu nama: Francis Turner Palgrave.
Dia bukan penyair terkenal. Dia bukan Shakespeare. Dia bukan Wordsworth. Tapi tanpa dia, mungkin separuh dari mereka sudah hilang dari ingatan kita.
1. SIAPA PALGRAVE?
Francis Turner Palgrave 1824-1897. Pujangga, kritikus, dan dosen di universitas Oxford. Anak dari keluarga seniman dan cendekiawan. Sahabat dekat Alfred Tennyson, Penyair Laureate Inggris.
Di era Victoria, puisi berserakan di majalah, antologi mahal, dan manuskrip tua. Rakyat biasa susah mengakses. Palgrave melihat kekacauan itu dan bertanya: "Bagaimana kalau semua yang terbaik dikumpulkan dalam 1 buku?"
2. JASANYA: THE GOLDEN TREASURY 1861
Tahun 1861, Palgrave menerbitkan "The Golden Treasury of English Songs and Lyrics".
Judulnya sederhana. Isinya meledak.
Ini bukan antologi biasa. Ini kurasi.
Palgrave membaca ribuan puisi dari Chaucer abad 14 sampai Tennyson abad 19. Lalu ia pilih 300 puisi terbaik. Tanpa nama pengarang di halaman puisi. Tujuannya: "Biarkan puisinya bicara, bukan ketenaran penulisnya."
Hasilnya? Buku setipis 400 halaman yang jadi "Alkitab Puisi" Inggris selama 100 tahun.
3. MENGAPA BUKUNYA PENTING?
Ada 3 jasa besar Palgrave:
1. *Penyelamat*: Banyak puisi rakyat, balada, dan lirik abad pertengahan diselamatkannya dari debu perpustakaan. Tanpa Palgrave, kita mungkin tidak kenal "The Lake Isle of Innisfree" versi awal.
2. Pendidik: Golden Treasury dipakai di sekolah Inggris dan Amerika selama 3 generasi. Jutaan anak belajar cinta sastra dari buku ini. Gaya bahasanya mengalir, tidak akademis.
3. Pembentuk Selera: Palgrave menetapkan "kanon". Ia bilang puisi yang bagus itu yang musikal, emosional, jujur. Standar ini masih dirujuk kritikus sampai hari ini.
Tennyson sendiri bilang: "Palgrave punya telinga emas untuk musik kata."
Golden Treasury dicetak ulang lebih dari 200 kali. Ada edisi khusus untuk tentara di Perang Dunia 1. Ada edisi saku untuk pelajar. Bahkan setelah modernisme datang, orang tetap kembali ke Palgrave untuk mencari "jiwa" puisi Inggris.
Ia membuktikan 1 hal: Kurator bisa lebih berpengaruh dari pencipta.
Penyair menulis 1 puisi. Palgrave memilih 300 puisi dan mengubah cara 1 bangsa membaca.
PENUTUP
Francis Turner Palgrave tidak menulis "To be or not to be". Tapi ia yang memastikan "To be or not to be" tetap dibaca cucu-cucu kita.
Sejarah Sastra tidak hanya ditulis penyair. Ia juga disunting, disusun dan diselamatkan oleh kurator.
Dari tumpukan naskah berdebu, ke meja belajar anak sekolah, ke hatimu saat membaca "I wandered lonely as a cloud". Itulah Jasa Francis Turner Palgrave: insan manusia yang membuat puisi Inggris abadi.

Komentar