Jumat, 25 September 2026 | 23:46
NEWS

Maulid Nabi, PWI Pokja Jaksel Santuni 30 Anak Yatim

Maulid Nabi, PWI Pokja Jaksel Santuni 30 Anak Yatim
Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo memberi santunan kepada anak yatim (Dok Erfan)

ASKARA - Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Wali Kota Jakarta Selatan menggelar kegiatan keagamaan sekaligus santunan bagi 30 anak yatim.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Dirgantara, lantai 2 Gedung B/C, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat (25/9/2026).

Dalam kegiatan itu, Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo mengajak para wartawan yang tergabung dalam PWI Pokja Wali Kota Jakarta Selatan untuk menjadikan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai teladan, termasuk dalam menjalankan tugas dan profesi jurnalistik.

Syafrin mengatakan, peringatan Maulid Nabi seharusnya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Momentum tersebut, menurutnya, dapat menjadi sarana untuk memperkuat kepedulian terhadap sesama sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap sesama dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Ia juga mengajak umat Rasulullah SAW untuk meneladani akhlak beliau dengan saling mengasihi dan berbagi kepada sesama, termasuk kepada anak yatim.

“Sebagai umat Rasulullah yang cinta terhadap beliau, kita harus meneladani akhlak Nabi, saling mengasihi antarsesama seperti berbagi kepada yatim piatu. Karena hidup yang baik itu adalah hidup yang bermanfaat buat orang lain,” tukasnya.

Menurut Syafrin, nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW juga relevan dengan tugas wartawan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Ia menilai pemberitaan yang disampaikan kepada publik semestinya tidak hanya mengedepankan informasi, tetapi juga memberikan manfaat serta membawa pesan kebaikan.

“Begitu juga ketika menyampaikan berita kepada masyarakat, harusnya bisa bermanfaat buat masyarakat luas sehingga tercapai tujuan kita memperingati Maulid Nabi ini, yaitu menjadi rahmatan lil alamin,” ujarnya.

PWI DKI Ingatkan Wartawan Utamakan Tabayun
Hal senada disampaikan Ketua PWI DKI Jakarta Kesit B. Handoyo. Ia menekankan pentingnya menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman bagi wartawan dalam menjalankan profesinya.

Kesit mengingatkan agar wartawan menyampaikan informasi secara benar dan tidak terburu-buru memberitakan seluruh informasi yang diperoleh apabila berpotensi menimbulkan dampak tidak baik bagi pihak lain.

“Meneladani akhlak Rasulullah dalam menyampaikan berita, sampaikanlah dengan benar. Tidak semua juga harus diberitakan, sebab akan berdampak tidak bagus juga buat yang diberitakan. Jangan lupa, sebelum memberitakan harus perlu tabayun,” ujarnya.

Menurutnya, prinsip kehati-hatian dan verifikasi merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pemberitaan. Hal tersebut sekaligus menjadi bentuk tanggung jawab pers kepada masyarakat.

Maulid dan Santunan Jadi Agenda Tahunan

Sementara itu, Ketua PWI Pokja Wali Kota Jakarta Selatan Joni Matondang menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan dan wartawan yang telah hadir serta berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Joni mengatakan, kegiatan Maulid Nabi dan santunan anak yatim merupakan agenda tahunan yang diharapkan dapat terus menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan insan pers.

“Saya sangat berterima kasih atas kehadiran semua tamu undangan dan rekan-rekan anggota saya yang sudah berpartisipasi menyukseskan acara ini. Tanpa berpanjang lebar saya ucapkan, jadilah kita semua rahmatan lil alamin,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo secara simbolis menyerahkan bantuan dan santunan kepada 30 anak yatim.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PWI Pokja Wali Kota Jakarta Selatan untuk memperkuat silaturahmi, kepedulian sosial, serta mengimplementasikan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan bermasyarakat dan profesi jurnalistik.

 

Komentar