Sabtu, 19 September 2026 | 16:22
SELEBRITAS

KUNTI: Perempuan & Takdir, Wayang Orang untuk Budaya dan Kemanusiaan

KUNTI: Perempuan & Takdir, Wayang Orang untuk Budaya dan Kemanusiaan
Flyer KUNTI: Perempuan & Takdir (Dok IG Aylawati)

ASKARA - Seni tradisi tak hanya menyimpan jejak masa lalu, tetapi juga mampu menyampaikan pesan kasih dan kepedulian yang tetap relevan hari ini. Dari kisah agung Mahabharata, sosok Kunti kembali dihadirkan ke panggung melalui pertunjukan wayang orang yang merangkai cerita perempuan, cinta, pengorbanan, pilihan, dan takdir.

Bertajuk “KUNTI: Perempuan & Takdir”, pertunjukan ini menjadi persembahan budaya sekaligus gerakan kemanusiaan. Di balik keindahan seni panggungnya, tersimpan pesan tentang pentingnya saling menjaga dan saling peduli, khususnya terhadap perjuangan kesehatan perempuan Indonesia.

Dipersembahkan oleh Laskar Indonesia Pusaka bersama Jaya Suprana School of Performing Arts untuk Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI), pertunjukan ini mengusung semangat “Saling Jaga, Saling Peduli”. Seluruh hasil bersih pertunjukan akan disalurkan untuk mendukung perjuangan kesehatan perempuan melalui YKPI.

Kunti, sosok perempuan dalam Mahabharata, bukan sekadar tokoh dalam kisah epik. Perjalanan hidupnya menyimpan pergulatan tentang cinta, pengorbanan, keputusan, dan takdir—sebuah kisah yang mengajak penonton merenungkan sisi manusiawi di balik setiap pilihan kehidupan.

Melalui wayang orang, kisah tersebut dihidupkan kembali dalam balutan seni tradisional yang anggun dan sarat makna. Pertunjukan ini sekaligus menjadi ikhtiar untuk merawat warisan budaya Indonesia agar tidak sekadar dikenang, tetapi terus hadir, tumbuh, dan menemukan maknanya di tengah masyarakat masa kini.

Lebih dari sebuah tontonan, “KUNTI: Perempuan & Takdir” menghubungkan kebudayaan dengan kepedulian sosial. Panggung menjadi ruang untuk merayakan seni sekaligus menyuarakan solidaritas bagi perempuan yang berjuang menghadapi persoalan kesehatan, termasuk kanker payudara.

Pertunjukan akan digelar di Gedung Kesenian Jakarta dalam dua jadwal, yakni Sabtu, 7 November 2026, pukul 19.00 WIB, dan Minggu, 8 November 2026, pukul 15.00 WIB.

Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan pertunjukan sekaligus mendukung misi kemanusiaannya, tersedia program Early Bird Special dengan potongan harga 20 persen. Tiket dapat dipesan melalui Artatix lewat tautan pada bio penyelenggara. Informasi lebih lanjut tersedia melalui WhatsApp 0851-9553-0030.

Pada akhirnya, kisah Kunti mengingatkan bahwa kebudayaan bukan hanya tentang menjaga peninggalan leluhur, melainkan juga tentang menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan hari ini. Dari panggung wayang orang, pesan itu bergema, merawat budaya, menjaga perempuan, dan menumbuhkan kepedulian adalah bagian dari perjalanan kemanusiaan yang sama.

 

Komentar