Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:18
COMMUNITY

Ma'ruf Amin Harap Muktamar ke-35 NU Kondusif dan Tanpa Politik Uang

Ma'ruf Amin Harap Muktamar ke-35 NU Kondusif dan Tanpa Politik Uang
KH Ma’ruf Amin berharap Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar pada 27-31 Agustus 2026 di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, berlangsung lancar (Dok Erfan)

ASKARA - Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma’ruf Amin berharap Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar pada 27-31 Agustus 2026 di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, berlangsung lancar, kondusif, demokratis, dan melahirkan pemimpin terbaik sesuai harapan Nahdliyin.

Harapan tersebut disampaikan KH Ma’ruf Amin seusai berziarah ke makam salah seorang pendiri NU, KH Abdul Wahab Chasbullah, di Jalan Tambakrejo, Tambakberas, Jombang, Rabu (26/8/2026) malam.

Dalam kesempatan itu, Wakil Presiden ke-13 RI tersebut menegaskan pentingnya seluruh proses Muktamar berjalan dengan baik dan tetap menjunjung tinggi nilai serta akhlak yang diajarkan para ulama pendiri NU.

“Harapannya Muktamar ini berjalan dengan baik, tidak ada apa-apa, menghasilkan pemimpin yang memang diharapkan, dan juga tidak ada (proses yang) berjalan dengan tidak terpuji, tidak baik. Semuanya berjalan dan semua memilih pemimpinnya sesuai dengan hati nurani, sesuai dengan tuntunan para ulama, akhlak ulama itu,” kata Ma’ruf Amin.

Ia juga berharap proses pemilihan dalam Muktamar ke-35 NU tidak diwarnai praktik politik uang. Menurutnya, praktik semacam itu tidak pantas terjadi dalam organisasi keagamaan seperti NU.

“Ya kita harapkan itu tidak ada, jangan ada, karena tidak layak kalau NU seperti itu,” tegasnya.

Sebelum berziarah ke makam KH Abdul Wahab Chasbullah, Ma’ruf Amin pada Rabu siang telah bertemu dengan sejumlah kiai sepuh NU di Pondok Pesantren Lirboyo, Jawa Timur.

Pertemuan tersebut dihadiri antara lain KH Anwar Manshur, KH Abdullah Kafabihi Mahrus, KH ‘Athoillah Sholahuddin Anwar, KH Mu’adz Thohir, KH Abdullah Ubab Maimoen, dan KH Muhibbul Aman Aly.

Dalam pertemuan itu, Ma’ruf Amin bersama para kiai sepuh menegaskan agar pemerintah memberikan keleluasaan kepada peserta Muktamar NU untuk menentukan pilihan secara berdaulat.

Selain itu, Ma’ruf Amin meminta panitia Muktamar memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan secara kondusif serta sesuai dengan nilai-nilai dan akhlak yang diteladankan para ulama muassis NU.

“Kepada para pelaksana, para panitia supaya menjaga supaya Muktamar ini berjalan dengan kondusif. Jangan terjadi apa-apa dan supaya berjalan secara demokratis dan jujur sesuai dengan akhlak NU,” ujarnya.

Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Tambakberas, Jombang, menjadi momentum penting bagi Nahdliyin untuk menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan. Karena itu, Ma’ruf Amin berharap seluruh proses berjalan damai, jujur, demokratis, dan tetap menjaga marwah NU.

 

Komentar