HUT ke-80 Jalasenastri, Kodaeral XIV Sorong Ikuti Pengarahan Pangkoarmada RI Secara Virtual
ASKARA - Jalasenastri Kodaeral XIV Sorong mengikuti pengarahan Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., secara virtual dalam rangka memperingati HUT ke-80 Jalasenastri Tahun 2026.
Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna Frans Kaisiepo, Mako Kodaeral XIV Sorong, Kamis (13/8/2026). Komandan Kodaeral XIV Sorong Laksamana Muda TNI Djatmoko, S.T., M.M., didampingi Ketua Daerah Kodaeral XIV Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, Ny. Maulina Djatmoko, mengikuti pengarahan yang disiarkan secara terpusat melalui video conference dari Gedung Canopus Koarmada I, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Dalam arahannya, Pangkoarmada RI selaku Pembina Gabungan Jalasenastri Koarmada RI menekankan pentingnya peran Jalasenastri dalam kehidupan keluarga besar TNI Angkatan Laut.
Menurut Denih, Jalasenastri tidak hanya menjadi pendamping prajurit, tetapi juga memiliki peran penting dalam memberikan dukungan moral, semangat serta menciptakan ketahanan keluarga dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pengabdian prajurit kepada bangsa dan negara.
“Jalasenastri merupakan bagian penting dalam kehidupan keluarga besar TNI Angkatan Laut yang senantiasa mendampingi, mendukung dan memberikan semangat kepada para prajurit dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Denih.
Ia juga mengajak seluruh anggota Jalasenastri untuk terus memperkuat persaudaraan dan menjadi perekat keluarga besar TNI AL. Menurutnya, suasana yang hangat dan solid perlu dibangun dengan mengedepankan kepedulian serta sikap saling menghormati tanpa membedakan pangkat maupun jabatan.
“Mari kita bangun suasana yang hangat dan solid, saling peduli, saling menghormati tanpa membedakan pangkat dan jabatan, serta membantu anggota yang sedang menghadapi kesulitan,” katanya.
Denih juga memberikan penekanan khusus kepada para pengurus Jalasenastri agar tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial. Para pengurus diminta mengenal anggota secara lebih dekat dan memahami kondisi mereka hingga lingkungan keluarga terkecil.
Ia mendorong Jalasenastri menjadi organisasi yang mampu hadir ketika anggotanya menghadapi persoalan, sekaligus menjadi ruang untuk saling menguatkan.
“Jadilah pendengar yang baik, penghubung yang erat, pemberi solusi yang bijaksana, pengawas yang membimbing, sekaligus perekat yang menyatukan hati,” pesan Denih.
Ia menegaskan tidak boleh ada anggota keluarga besar Jalasenastri yang merasa sendirian ketika menghadapi kesulitan.
“Pastikan tak ada satu pun anggota yang merasa sendirian saat menghadapi kesulitan,” pungkasnya.
Pengarahan tersebut juga diikuti Ketua Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Kiki Denih Hendrata serta jajaran Jalasenastri di berbagai satuan secara virtual.
Di Kodaeral XIV Sorong, kegiatan turut dihadiri Wadan Kodaeral XIV Sorong Laksamana Pertama TNI Tommy Herlambang, S.E., beserta istri, para pejabat utama, kepala satuan kerja dan komandan satuan Kodaeral XIV Sorong beserta istri, serta para pengurus Jalasenastri Kodaeral XIV Sorong.
Momentum HUT ke-80 Jalasenastri tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya peran keluarga dalam mendukung pelaksanaan tugas prajurit TNI AL, khususnya dalam menghadapi tuntutan pengabdian yang semakin kompleks.
Melalui semangat kebersamaan, kepedulian dan kekeluargaan, Jalasenastri diharapkan terus menjadi kekuatan pendukung bagi prajurit sekaligus perekat keluarga besar TNI Angkatan Laut.

Komentar