PERWATUSI Palu Ajak Pelajar Jaga Tulang Sejak Dini
ASKARA - Kesadaran menjaga kesehatan tulang dan kebugaran tubuh perlu ditanamkan sejak usia sekolah. Dewan Pengurus Cabang (DPC) Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (PERWATUSI) Kota Palu mengajak pelajar membangun kebiasaan hidup aktif melalui kegiatan Senam Osteoporosis dan Osteodance.
Kegiatan bertajuk “Road to School: Senam Osteoporosis dan Osteodance bersama PERWATUSI Kota Palu” tersebut akan digelar Jumat, 14 Agustus 2026, mulai pukul 06.30 WITA di SMK Negeri 2 Palu, Jalan Setia Budi No. 58, Palu.
Program ini menjadi bagian dari upaya PERWATUSI memperkenalkan pentingnya kesehatan tulang sejak usia muda. Senam osteoporosis dan osteodance dirancang sebagai aktivitas fisik yang menyenangkan sekaligus mendorong pelajar untuk lebih aktif bergerak.
Ketua Umum PERWATUSI, Anita A. Hutagalung, menilai edukasi mengenai kesehatan tulang tidak seharusnya baru dilakukan ketika seseorang memasuki usia lanjut. Menurutnya, pencegahan osteoporosis justru perlu dimulai sejak masa pertumbuhan.
"Kesehatan tulang adalah investasi jangka panjang. Karena itu, kebiasaan bergerak dan berolahraga harus diperkenalkan sejak usia sekolah. Kami ingin anak-anak muda memahami bahwa tulang yang kuat dibangun dari kebiasaan sehat sejak sekarang," ujar Anita, Rabu, (12/8/2026).
Ia mengatakan kegiatan Road to School juga menjadi bentuk pendekatan PERWATUSI untuk memperluas edukasi kesehatan tulang ke lingkungan sekolah dan generasi muda.
“Senam bukan hanya soal bergerak, tetapi juga membangun kesadaran bahwa tubuh harus dirawat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi kebiasaan positif yang terus dilakukan para pelajar dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
PERWATUSI Kota Palu mengusung pesan “Kuatkan Tulang, Sehatkan Badan” sebagai semangat kegiatan. Selain menjaga kebugaran, kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya aktivitas fisik dalam menjaga kualitas hidup.
Kegiatan di SMK Negeri 2 Palu ini sekaligus menunjukkan bahwa kampanye kesehatan tulang dapat dikemas secara edukatif, aktif dan menyenangkan. PERWATUSI berharap semakin banyak sekolah dan komunitas di Palu yang ikut menjadi bagian dari gerakan membangun generasi muda yang sehat dan aktif.

Komentar