ERT NHM Perkuat Persiapan Menuju IFRC 2026
ASKARA - Tim Emergency Response Team (ERT) PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus mematangkan kesiapan menghadapi Indonesia Fire Rescue Competition (IFRC) 2026. Persiapan dilakukan dengan mengikuti Technical Meeting dan Workshop selama 27 Juli hingga 1 Agustus 2026 di Indonesia Disaster Relief Training Ground (Ina DRTG) BNPB dan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Bogor.
IFRC 2026 dijadwalkan berlangsung di PT Freeport Indonesia, Timika, Papua Tengah, pada 22 Oktober–1 November 2026. Kompetisi tersebut menjadi ajang bagi tim penyelamatan dari berbagai perusahaan untuk menguji kemampuan teknis, ketangguhan, koordinasi tim, serta penerapan standar keselamatan dalam menghadapi berbagai kondisi darurat.
Dalam kegiatan persiapan tersebut, ERT NHM mengirimkan tiga personel yang memiliki peran penting dalam persiapan tim, yakni Hendrik Lesa selaku Manager Tim IFRC, Zakaria Barham sebagai Instruktur Tim, dan Muhammad Ifan sebagai Captain Tim.
Technical Meeting menjadi tahapan penting sebelum kompetisi. Para peserta mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme perlombaan, kategori dan teknik pelaksanaan, sistem penilaian, standar keselamatan, hingga berbagai ketentuan administratif yang harus dipenuhi setiap tim.
Sementara sesi Workshop diarahkan untuk memperdalam kemampuan teknis peserta. Materi yang dibahas mencakup teknik penyelamatan, koordinasi antarpersonel, penerapan standar keselamatan kerja serta pertukaran pengalaman dan praktik terbaik dalam menghadapi situasi darurat.
Manager Tim IFRC ERT NHM, Hendrik Lesa, mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan penting bagi tim untuk menyamakan persepsi sekaligus menyusun strategi menghadapi kompetisi.
“Technical Meeting dan Workshop ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam menyamakan pemahaman tim terhadap seluruh aturan dan teknis perlombaan. Bekal yang kami peroleh akan menjadi dasar dalam menyusun strategi serta memaksimalkan persiapan tim menuju IFRC 2026,” ujar Hendrik.
Menurut dia, persiapan menghadapi kompetisi tidak hanya menyangkut kemampuan teknis penyelamatan. Kekompakan, komunikasi, disiplin, kecepatan mengambil keputusan dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan menjadi faktor yang turut menentukan keberhasilan tim.
Dengan bekal tersebut, ERT NHM optimistis mampu tampil maksimal dalam IFRC 2026. Persiapan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat di lingkungan kerja.
Melalui semangat kerja sama, disiplin dan profesionalisme, ERT NHM menargetkan penampilan terbaik sekaligus membawa nama baik perusahaan dalam kompetisi penyelamatan tingkat nasional tersebut.

Komentar